Lombok Post
Metropolis

Contoh nih, Kelurahan Banjar Kaya Inovasi!

SEREMONI: Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh menghadiri acara penilaian Lomba Kelurahan Terintegrasi Tingkat Provinsi NTB, beberapa waktu lalu. Humas for Lombok Post

MATARAMA�a�� Apa yang dilakukan Pemerintah Kelurahan Banjar, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, harus jadi contoh kelurahan lain. Kaya inovasi telah membuat kelurahan ini mewakili Kota Mataram di tingkat provinsi.

Lurah Banjar Muzzakir Walad menyebutkan beberapa program unggulan yang membuat kawasannya jadi sangat nyaman antara lain, program Bersiul (Bersih Seribu Langsung), IBRA (Ini Baru Banjar), Banjar Berkebun, Kardus Banjar, dan Kawis Krisant.

a�?Lalu ada juga Bank Sampah NTB Mandiri, Mural Spot, Green School, dan Kampanye Lingkungan,a�? sebut Walad. Berbagai inovasi program itu telah berhasil membuat Banjar ditetapkan sebagai Kampung Wisata Eco Terpadu.

Prestasi Kelurahan Banjar ini tidak lepas dari kepedulian warganya. Mereka bahu-membahu membangun kesadaran warga lain, menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungannya.

Melihat inovasi dan kekompakan warga Banjar, membuat Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengaku bangga. Ia menyebutkan program-program kreatif yang dilakukan warga Banjar, harus jadi contoh bagi kelurahan lain.

a�?Ini program nyata yang bisa dipelajari dan diadopsi untuk diterapkan,a�? puji Ahyar.

Khususnya terkait penanganan sampah yang selalu jadi isu seksi, ternyata bisa tuntas dengan baik di daerah ini. Saat ini Pemerintah Kota Mataram, tengah bekerja keras mengurai persoalan sampah di kota.

a�?Salah satunya dengan menyiapkan 325 kendaraan roda tiga, lengkap dengan petugas pengakutnya,a�? terang dia.

Ia menambahkan, pada prinsipnya setelah evaluasi, Kelurahan Banjar layak ikut dalam Lomba Kelurahan Terintegrasi dan Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) Tingkat Provinsi NTB.

a�?Dapat juara itu penting, tapi lebih penting lagi ada motivasi dan pembinaan,a�? cetus Ahyar. (zad/r3)

Berita Lainnya

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost