Lombok Post
Metropolis Politika

Hanura Belum Tentukan Paslon di Pilgub NTB 2018

KELILING: Ketua Bappilu Hanura NTB Yeyen seprian Rachmat (paling kiri) dan Ketua DPD Partai Hanura NTB H Mudahan Hazdie (empat dari kiri) saat mendatangi DPC Hanura Lombok Barat. Hanura For Lombok Post

MATARAM-Hingga saat ini Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) belum memutuskan kandidat calon gubernur/wakil gubernur yang akan diusung pada Pilgub NTB 2018.

a�?Kita belum memutuskan siapa pun, karena masih dalam proses di tim pilkada DPD Hanura NTB,a�? tegas Ketua DPP Partai Hanura Pembina Wilayah Bali, NTB, NTT I Kadek Arimbawa, kemarin (1/6).

 

Arimbawa mengakui beredar wacana jika Hanura akan mengusung paket paslon Dr Zulkieflimansyah dengan kader Hanura Gede Syamsul. Di mana paket Zul-Gede Syamsul berdasarkan tawaran dari Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO).

Baca Juga

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”8″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Dijelaskan, bakal calon gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah tersebut tidak ikut mendaftar. Maupun mengikuti proses yang tengah dilaksanakan Tim Pilkada Hanura. Termasuk penyampaian visi misi kandidat calon gubernur/wakil gubernur NTB. Meski demikian, Arimbawa enggan berkomentar lebih jauh menanggapi pemberitaan klaim ini. a�?Saya tidak mau tanggapi itu. Kalau ada yang klaim mendapat dukungan dari Ketum DPP OSO, sah-sah saja, ini politik,a�? paparnya.

 

Namun yang jelas, sambung anggota DPR RI ini, bagi yang serius menggunakan Hanura sebagai kendaraan politik dipersilakan. Dengan catatan mengikuti semua proses yang dilakukan Tim Pilkada DPD Partai Hanura NTB.

 

Menyinggung kedatangannya ke Lombok, Arimbawa menuturkan, ia mendapat tugas memimpin Rapat Koordinasi Partai Hanura NTB bersama seluruh Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten/Kota di NTB. Rapat yang digelar secara tertutup ini ingin melihat sejauh mana kekuatan mesin partai hingga tingkat daerah dan anak ranting.

 

Ketua Tim Pilkada DPD Partai Hanura NTB Yeyen S Rachmat menambahkan, semua kandidat calon yang ingin menggunakan Hanura tetap harus mengikuti proses.

a�?Bahkan, kalau DPP (Hanura) memerintahkan untuk membuka lagi pendaftaran untuk mengakomodiri calon yang belum mendaftarkan diri, ya akan kita lakukan,a�? tegasnya.

 

Meski demikian, Yeyen menegaskan, pihaknya saat ini memilih untuk lebih fokus pada proses dan mekanisme yang telah dibangun. Apalagi saat ini, lanjutnya, Hanura sangat serius menempatkan sistem sebagai salah satu alat perjuangan partai untuk sukses dalam setiap kontestasi politik di negeri ini. a�?Karena, itu adalah kesepakatan bersama dari DPP hingga DPC dalam menjaring bakal calon. Jika hal tersebut dilalui, insya Allah legitimasi dari sebuah keputusan akan mendapat dukungan dari seluruh kader partai di semua tingkatan,a�? tutupnya. (ewi/r7)

Berita Lainnya

Akibat Terlalu Banyak Janji! Rp 476 Miliar Jadup Belum Dibayar

Redaksi LombokPost

Lepas Rindu di Lumbung Suara, Prabowo Datang ke NTB Bersama Nissa Sabyan

Redaksi LombokPost

Penyaluran Jadup Kian Tak Jelas

Redaksi LombokPost

Panen Ikan Semudah Memetik Sayur

Redaksi LombokPost

Pengumuman PPPK setelah Pilpres

Redaksi LombokPost

Pemecatan ASN Paling Lambat 31 April

Redaksi LombokPost

Kaling Rentan Terseret Politik Praktis

Redaksi LombokPost

Tren Statistik Gaya Hidup Warga Kota, Happy dengan Rokok, Abaikan Bahan Pokok

Redaksi LombokPost

Lebih Dekat dengan Amiruddin ‘Pawang’ Kompor Gas Lulusan SMA : Buat Kompor Gas 8 Tungku dari Bekas Kompor Minyak Tanah

Redaksi Lombok Post