Lombok Post
Headline Sportivo

Perjuangan Daniel Mulahela, Pesepakbola Muda Lombok Menuju Bali United U-19

ASAH TIMING: Pemain Bali United U-19 asal Lombok Daniel Mulahela menendang bola saat latihan di GOR 17 Desember Mataram, Sabtu (3/6). (Harli/Lombok Post)

Daniel Mulahella, salah satu pemain yang lolos seleksi Bali United U-19. Sebelum mengikuti seleksi banyak pengalaman pahit yang dirasakannya. Kini, pemain asli NTB itu resmi menandatangani kontrak bersama Serdadu Tridatu di Liga 1 U-19.

SUHARLI, Mataram

Nama Pesepak bola muda Daniel Mulahela tak begitu tenar. Seperti pemain-pemain senior asal NTB lainnya yang pernah bermain di kasta tertinggi sepak bola nasional. Misalkan, Ali Usman A�yang pernah membela Arema Malang, Gresik United, dan beberapa klub lainnya.

Pemuda berdarah campuran A�Arab dan Inggris itu masih asing bagi penggemar sepak bola di NTB. Namanya pun mulai melambung ketika dia dinyatakan lolos seleksi Bali United U-19, yang diumumkan dua pekan lalu.

Dia lolos dengan 26 pemain yang diseleksi dari beberapa kota di Indonesia. a�?Alhamdulillah saya bisa lolos setelah seminggu lebih saya mengikuti seleksi,a�? kata Daniel Mulahella kepada Lombok Post, Sabtu (3/6).

Dia menceritakan awal mula dirinya mengenal sepak bola. Daniel mengaku, dia sudah hobi bola sejak kelas IV Sekolah Dasar.

Kali pertama dia bermain bola bersama Sekolah Sepak Bola (SSB) integral. Namun, karena kondisi integral yang terpecah membuatnya tak nyaman latihan di SSB tersebut.

Baca Juga

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”8″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”205″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Sempat putus asa untuk bisa bermain bola lagi. Setahun kemudian, dirinya diajak bermain di bawah asuhan pelatih Alex Sungkar yang kala itu melatih klub kampung Asabab. Klub itu tak berumur lama.A� Mereka membubarkan diri.

Pada 2012 silam, dirinya mencoba mencari SSB yang cocok dengan hatinya. Dibantu oleh kedua orang tuanya, Daniel akhirnya bergabung dengan SSB Neo Selaparang.

Di tengah perjalanan, dia diajak ikut bergabung dengan Mataram Soccer Academy (MSA). Atas keputusannya, dia akhirnya menetapkan untuk bergabung bersama SSB tersebut.

Pemuda yang bermain di posisi gelandang itu terus mengasah kemampuannya bersama MSA. Tepatnya, pada Maret 2017 lalu, Daniel mengikuti seleksi pemain nasional U-19. Namun, dia gagal lolos.

Gagal ke timnas membuatnya tak patah semangat berlatih. Bagi dia, kegagalan itu hanyalah keberhasilan yang tertunda.

Dia juga mengakui bahwa kemampuannya memang masih kurang dibanding pemain lain. a�?Saya terus latihan. Kekurangannya saya itu terus saya perbaiki,a�? ujarnya.

Berselang satu bulan, ada informasi dari klub untuk mempersiapkan diri mengikuti seleksi Bali United U-19. Informasi itu seakan menghapus memori gagal seleksi timnas.a�?Dari sana saya terus siapkan fisik dan kemampuannya,a�? jelasnya.

Hari pertama tes, dirinya lolos bersama puluhan peserta seleksi. Hasil final ditentukan dengan tes fisik dan kemampuan skill mengolah si kulit bundar.

Detik pengumuman membuatnya tegang. Karena, diia berpikir, jika gagal lagi, mimpinya untuk bermain di Liga satu pupus. Tim seleksi dari Bali United mengumumkan empat orang yang dinyatakan lolos seleksi tingkat rayon NTB. a��a��Diantara empat orang itu ada nama saya,a�? ujarnya.

Seminggu setelah itu, Daniel terus menggenjot fisiknya untuk seleksi akhir di Bali. Setelah satu minggu tes bersama pemain dari beberapa daerah, pemuda kelahiran 3 Oktober 2000 itu dinyatakan lolos. a�?Untuk bisa lolos itu tidak mudah. Karena, harus berhadapan dengan beberapa pemain berbakat dari daerah lain,a�? jelasnya.

Sekarang, mimpinya sudah terwujud untuk bisa bermain di Liga 1. Bergabung dengan Serdadu Tridatu membuat dirinya semakin bersemangat menatap Liga 1 U-19. a�?Saya harus membawa Bali United juara,a�? ungkapnya. (*/r10)

 

Berita Lainnya

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Longsor!

Redaksi LombokPost