Metropolis

Baru Ditempati, Kantor Satpol PP Kota Mataram Rusak Parah

MATARAM-Belum genap satu tahun ditempati, kantor Satpol PP Kota Mataram di Jalan Lingkar Selatan sudah rusak parah. Sejumlah plafon berjatuhan, air merembes di mana-mana, retakan di dinding juga bermunculan.

“Beginilah kondisi kantor kami,a�? kata salah seorang staf menunjukkan keadaan.

Karena hal tersebut, jelas kinerja pasukan penegak perda terganggu. Bahkan ada sejumlah ruangan seperti aula yang tak pernah dipakai sama sekali. Sejak diserahkan, kondisinya sudah rusak parah.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Kekurangan ruangan, sejumlah personel yang tengah piket tampak hanya duduk-duduk lesu di bagian lobi kantor. Beberapa yang tak kebagian kursi juga terpaksa nongkrong di berugak samping kantor.

“Gak ada ruangan mas, mau bagaimana lagi, ini bukan karena malas lho ya,a�? kata sejumlah Satpol PP perempuan.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Mataram Muhir mengatakan hal tersebut harus jadi pembelajaran. Kedepan, Pemkot Mataram tak boleh sembarangan memilih kontraktor.

Harus benar-benar diseleksi berdasar rekam jejaknya. a�?Yang dicari kontraktor, bukan tukang kontrak,a�? sindirnya.

Dia menyarankan pemerintah mengevaluasi seluruh kontraktor yang ada dan kerap mendapat proyek Pemkot Mataram. Jika memang hasilnya mengecewakan seperti yang tampak pada kantor Satpol PP Mataram, disarankan melakukan evaluasi.

Menurut Muhir, evaluasi menyeluruh ini penting, agar hal serupa tak kembali terjadi. a�?Pemkot jangan asal-asalan milih, cari yang bagus,a�? sarannya.

Kepada para kontraktor, politisi Golkar itu juga meminta agar terus menjaga kualitasnya. Jika tetap seperti ini, bukan tak mungkin dewan turun tangan dan bertindak keras. a�?Kalau mau dipakai terus, jaga kualitas dong,a�? imbuhnya.

Mengejar keuntungan menurutnya wajar, namun tak boleh menomorduakan kualitas. Jika pun kualitas tetap dikedepankan, ia yakin para kontraktor tetap mendapat untung dari usahanya.

“Ini tak boleh dibiarkan,a�? tutupnya. (yuk/r5)

 

Related posts

Miniatur IC Habiskan Biaya Puluhan Juta

Redaksi Lombok Post

TGB, Sosok Pemimpin Unggul

Redaksi Lombok Post

Bulan Puasa, Pemkot Mataram Persilakan Rumah Makan Buka Siang Hari

Redaksi Lombok Post