Lombok Post
Feature Headline

Kisah Revo Arka Giri Soekatno, Perintis Wikipedia Bahasa Indonesia dan Daerah

Revo Arka Giri Soekatno

Situs Wikipedia mungkin sering menjadi rujukan yang bermanfaat bagi para netizen. Apalagi setelah tersedia ribuan artikel berbahasa Indonesia. Sosok penting di balik hadirnya Wikipedia berbahasa Indonesia adalah Revo Arka Giri Soekatno. Peneliti dan dosen yang tinggal di Belanda itu kini menggagas ensiklopedia berbahasa daerah lainnya.A�

A� —————————

SEKITAR 50 audiens tampak begitu antusias saat mendengarkan pembicara yang bergantian menjelaskan cara mengisi artikel di Wikipedia. Kegiatan semacam itu sebenarnya rutin diselenggarakan Komunitas Wikipedia Indonesia dalam bentuk kopi darat.

Namun, siang itu, 20 Desember 2014, peserta yang hadir menurut panitia lebih banyak daripada biasanya. Antusiasme peserta tak lain disebabkan, salah satunya, kehadiran Revo Arka Giri Soekatno. Alumnus Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, itu selama ini dinobatkan sebagai perintis lahirnya Wikipedia berbahasa Indonesia.

Peneliti yang menetap di Leiden, Belanda, itu tengah pulang kampung untuk menghabiskan liburan akhir tahun. Di acara tersebut, Revo menyempatkan diri untuk berbagi pengalaman. Dalam kesempatan itu, pria kelahiran Ambon namun keturunan Surakarta tersebut memotivasi para peserta agar aktif menjadi penulis dan penyunting artikel.

Menurut Revo, saat ini di Wikipedia sudah ada sekitar 350 ribu artikel pengetahuan berbahasa Indonesia. Wikipedia menargetkan, pada 2020 artikel berbahasa Indonesia bisa tembus 1 juta.
“Mari kita semua menjadi bagian dari ini, berbagi ilmu tanpa proses yang lama,” ujar pria yang mempunyai dua panggilan, Revo dan Revi, itu.

Revo mendorong para netizen untuk aktif menulis di Wikipedia. Sebab, hal tersebut bisa mendongkrak reputasi si penulis. Wikipedia memang memberikan reputasi berjenjang kepada mereka yang aktif di situs tersebut.

Jenjang terendah adalah pembaca anonim, kemudian meningkat menjadi penyunting anonim. Setelah dirasa memenuhi kriteria, Wikipedia akan menetapkan seseorang sebagai penyunting terdaftar, editor, pengurus, birokrat, pengawas, pemeriksa, hingga level paling atas atau steward.

Bagi Revo, menulis dan menyunting artikel di Wikipedia sebenarnya sama dengan beraktivitas di media sosial. Hanya, di Wikipedia, orang bisa bebas memperbaiki dan menambahkan informasi meski nanti diverifikasi terlebih dulu oleh editor. “Siapa pun bisa dengan mudah menyunting, memperbaiki, dan menambahkan artikel di Wikipedia,” ujarnya, memberikan semangat.

Revo memang telah membuktikan hal itu. Sejak dia mengenal Wikipedia pada 2003, ribuan artikel telah dibuatnya. Mayoritas berbahasa Indonesia. Dari data di Wikipedia, Revo telah menulis 5.500 artikel. Sementara artikel tulisan orang lain yang telah dia sunting berjumlah 45 ribu. Capaian itulah yang membuat status Revo di Wikipedia berbahasa Indonesia telah sampai pada level pengawas dan pemeriksa.

Di tengah kesibukan sebagai pengajar sastra Jawa dan bahasa Indonesia di Belanda, Revo juga menggagas lahirnya sejumlah ensiklopedia berbahasa daerah di Wikipedia. Yang bisa terbilang berhasil adalah ensiklopedia berbahasa Jawa.

“Saat ini saya masih berupaya mengembangkan Wikipedia berbahasa Madura dan Bali. Tapi, saya masih belajar kedua bahasa tersebut,” tutur dia.

Revo juga tengah menggarap Wikisource berbahasa Jawa. Jika Wikipedia merupakan ensiklopedia yang berisi artikel-artikel, Wikisource lebih seperti kumpulan naskah, mulai perundang-undangan sampai karya sastra.

Revo termotivasi melakukan itu karena sejumlah hal. Salah satunya, dia ingin terlibat dalam perlawanan komersialisasi ilmu pengetahuan. Selain itu, pendokumentasian naskah-naskah di Indonesia masih minim. Dengan alasan itulah, Revo ingin membagikan apa yang selama ini dimiliki dan dipelajarinya. “Apa yang saya lakukan juga merupakan bentuk kerinduan saya kepada Indonesia,” ucapnya.

Baca Juga

[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”313″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Pria kelahiran 2 Agustus 1975 itu biasanya menghabiskan waktu dengan membuat atau menyunting artikel di Wikipedia saat malam. Sepulang kerja, dia sempatkan minimal menyunting beberapa artikel.

Perkenalan Revo dengan Wikipedia sebenarnya tidak disengaja. Hal itu terjadi pada 2003, ketika dia butuh referensi mengenai suku Guanches di Spanyol. Saat browsing, Revo menemukan artikel yang dicarinya di Wikipedia.

Waktu itu informasi yang dia dapatkan juga masih minim. Revo pun belum paham bahwa artikel di Wikipedia tersebut bisa ditambahi sendiri. “Setelah tahu, saya pikir daripada cuma ngeblog (menulis di blog, Red), mungkin lebih baik menulis sharing di situ (Wikipedia, Red),” kenangnya.

Saking aktifnya sebagai penulis di Wikipedia, Revo pernah diundang secara khusus oleh Wikimedia Foundation di Florida. Dalam pertemuan itulah dia diangkat sebagai pengurus Wikipedia Indonesia yang pertama.

Setelah Wikipedia berbahasa Indonesia dan Jawa yang digagas Revo muncul, berkembanglah ensiklopedia berbahasa daerah lainnya. Antara lain, bahasa Sunda, Banyumas, Bugis, Melayu, dan Tetun. Sejumlah penulis pun kemudian diangkat sebagai pengurus oleh Wikimedia Foundation.

Menjadi penyunting artikel di Wikipedia bukanlah pekerjaan tanpa risiko. Saat masa kampanye pemilihan presiden kemarin misalnya. Dengan makin banyaknya masyarakat Indonesia yang melek internet, perang propaganda hitam pun terjadi pada penulisan dan penyuntingan artikel.

Revo mengaku sempat bersitegang dengan pihak-pihak tertentu soal artikel yang berkaitan dengan salah satu pasangan capres. “Ya, bersitegangnya cuma di forum,” ujar pemilik nama anonim Meursault2004 di Wikipedia itu.

Revo berupaya terus memberikan sumbangsih dengan memperbanyak ensiklopedia tentang Indonesia. “Saya ingin membuktikan Indonesia memiliki semangat sukarela yang luar biasa,” tegasnya.

Para pengurus Wikipedia Indonesia memang bekerja sukarela. Mereka tak mendapatkan gaji seperti karyawan Wikimedia Foundation. Lembaga itu biasanya hanya memberikan subsidi untuk penyelenggaraan acara kopi darat para penulis maupun penyuntingnya. (c11/end)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost