Lombok Post
Kriminal

Bawa Sabu, Pecatan TNI Ditangkap Polisi

KOLONEL INF FARID MAKRUF. DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM–Oknum pecatan anggota TNI dengan inisial DW, ditangkap petugas kepolisian. Pria dengan pangkat terakhir Sersan Kepala (Serka) ini, diduga memiliki narkotika jenis sabu.

Informasi yang koran ini dapatkan, penangkapan DW dilakukan tim Subdit II Direktorat Reserse Narkotika (Ditresnarkoba) Polda NTB. Dia ditangkap di sebuah kos-kosan di wilayah Cakranegara, Kota Mataram, sekitar pukul 22.30 Wita, Rabu (14/6). Dalam penangkapan itu, polisi mendapatkan barang bukti diduga narkotika jenis sabu dengan berat sekitar 5 gram.

Dikonfirmasi terkait itu, Wakapolda NTB Kombes Pol Imam Margono mengatakan, benar bahwa ada penangkapan terduga pengedar narkotika yang dilakukan Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB. Hanya saja, laporan yang masuk ke dirinya, terduga pelaku berasal dari masyarakat biasa.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

a�?Ada laporan masuk, tapi itu dari masyarakat biasa. Coba dihubungi ke POM (Denpom, Red),a�? kata Imam, kemarin.

Terpisah, Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf tak membantah jika ada oknum yang tertangkap polisi akibat memiliki narkotika. a�?Benar ada, tapi dia sudah desersi,a�? kata Danrem ketika dikonfirmasi di Masjid Hubbul Wathan Islamic Centre, kemarin.

Farid menjelaskan, oknum tersebut sudah lima bulan terakhir ini meninggalkan tugas dari kesatuannya di Kodim 1615/Lotim. Jajarannya sempat melakukan pencarian terhadap yang bersangkutan, tapi DW rupanya kerap berpindah tempat.

a�?Sudah kita lakukan pencarian, tapi orang ini suka ke mana-mana,a�? ujar Farid.

Upaya pencarian terhadap DW akhirnya berhenti. Sebab petugas kepolisian lebih dulu menangkapnya. a�?Iya tadi malam (tertangkap),a�? ungkapnya.

Laporan yang ia terima, lanjut Danrem, DW tertangkap karena diduga sebagai pengedar narkotika. Barang bukti yang didapatkan kepolisian saat penangkapan, yakni narkotika diduga sabu dengan berat sekitar 5 gram.

a�?Sekarang sudah ada di sel Denpom,a�? kata Farid.

Menurut Farid, apa yang dilakukan DW sangat mencoreng citra kesatuan TNI. Karena itu, sanksi tegas berupa pemecatan dari anggota TNI akan diberikan kepada DW.

a�?Bagi saya sebagai Danrem, tidak ada hukuman lain selain pecat. Ini juga sesuai dengan kebijakan Panglima TNI,a�? tegas dia.

Terlepas dari itu, lanjut Farid, DW sebenarnya sudah tidak lagi menjadi anggota TNI. Tindakannya yang desersi dari kesatuan, membuat ia dipecat dengan sendirinya.

a�?Tiga bulan desersi itu kita anggap sudah dipecat, jadi statusnya sekarang sudah bukan lagi anggota TNI,a�? pungkasnya.(dit/r2)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost