Lombok Post
Headline Selong

Kekeringan Mulai Hantui Lotim Bagian Selatan

BUTUH AIR BERSIH: Salah seorang warga di wilayah Jerowaru saat menunggu bantuan air bersih beberapa waktu lalu. TONI/LOMBOK POST

SELONG-Hujan yang mengguyur beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah Kabupaten Kota yang ada di NTB. Sayangnya, hujan ini ternyata masih belum mampu menghilangkan dahaga warga Lombok Timur (Lotim) bagian selatan. Karena, hingga saat ini warga selatan masih dihantui kekeringan dan kekurangan air bersih.

a�?Bisa dibilang sepanjang tahun kami kekurangan air bersih dan terpaksa harus beli dari mata air Lingkoq Tutuq. Tapi ini sejak Mei lalu sudah betul-betul kering,a�? kata Kepala Desa Pare Mas Sahman.

Sehingga, aktivitas selama menjalani Ramadan ini dikatakan warga cukup terganggu dengan kondisi kekurangan air bersih ini. Mereka harus mengeluarkan uang ratusan ribu rupiah untuk membeli satu tangki air.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”85″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

A�Padahal, di satu sisi warga juga harus menyiapkan kebutuhan selama Ramadan. Sehingga, warga sangat berharap mendapat bantuan pasokan air bersih dari Pemkab Lotim maupun Provinsi jelang lebaran nanti.

a�?Ya tentu kami berharap ada bantuan air bersih. Biar nggak habis uang lebaran pakai beli air,a�? ujarnya.

Selain itu, warga juga berharap janji pemerintah untuk menyalurkan air bersih melalui pipa PDAM ke wilayah selatan bisa terealisasi tahun ini. Karena, warga mengaku sudah sering dijanjikan bahwa air PDAM yang bersumber dari bendungan Pandanduri akan masuk ke wilayah Selatan.

Sayang, keinginan warga tersebut nampaknya harus tertunda lagi hingga tahun depan. Itu setelah pihak PDAM Lotim melalui manajer umum Rusdi mengungkapkan bahwa kemungkinan air bersih baru bisa dinikmati tahun 2018 mendatang.

A�a�?Karena saat ini masih pemasangan saluran pipa utamanya dan Instalasi Pengolahan Airnya dulu, kemungkinan 2018 baru mulai bisa operasi untuk menyalurkan air bersih,a�? bebernya kepada Lombok Post.

Dengan kondisi kekeringan ini, Camat Jerowaru Ahmad Zulkifli mengaku telah mengambil sejumlah langkah mengantisipasi kekurangan air bersih jelang lebaran. Ia telah berkoordinasi dengan BPBD Lotim dan Juga Dinas Sosial Provinsi NTB untuk meminta bantuan air bersih di sejumlah titik yang memang sudah mengalami kondisi kekeirngan cukup parah. a�?Mei lalu juga sudah mulai dibantu Dinas Sosial Provinsi, sekarang kami sudah komunikasikan lagi permohonan untuk bantuan di titik yang memang terkering,a�? akunya.

Sejak Mei lalu, Zulkifli mengaku kekeringan sudah mulai melanda sejumlah desa yang ada di Jerowaru. Mulai dai Desa Kuang Rundun, Ekas, Seriwe, Sekaroh, Pemongkong, Wakan, Pare Mas dan yang lainnya.a�?Kondisi kekeringan terparah biasanya terjadi ketika Juli hingga Desember mendatang,a�? bebernya. (ton/r2)A�

Berita Lainnya

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Garbi Bakal Gembosi PKS?

Redaksi LombokPost