Lombok Post
Headline Selong

Paket Lebaran Warga Lotim Molor, Ali BD Marahi Kontraktor

DIKEMAS: Sejumlah petugas Tagana Dinas Sosial Lotim saat mengemas paket sandang pangan di Sport Hall GOR Porda Selong kemarin (16/6). TONI/LOMBOK POST

SELONG-Rencana Bupati Lombok Timur (Lotim) Ali BD untuk mulai menyalurkan paket sandang pangan perdana kemarin (16/6) belum bisa terlaksana. Lantaran, sejumlah item paket hingga saat ini masih masih belum lengkap. Bupati mengaku enggan membahas persoalan ini karena hanya akan membuatnya merasa ingin marah.

a�?Sebenarnya kalau mau bahas ini saya pengen marah saja ya,a�? kata dia saat ditemui Lombok Post di ruang kerjanya.

Hanya saja, ia kini memilih membiarkan perusahaan pemenang proyek ini bekerja untuk segera menyelesaikan pekerjaaannya. Karena, diungkapkannya bahwa Pemkab Lotim juga belum mengeluarkan uang sepeser pun untuk kontraktor tersebut. Lantaran, Pemkab tak ingin kembali kecolongan bermasalah dengan kontraktor yang tak mampu menyelesaikan pekerjaannya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”85″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

a�?Kita tidak mengeluarkan satu sen pun uang kita. Karena jangan sampai ini seperti Pelabuhan Labuhan Haji,a�? katanya.

Dimana untuk proyek pengerukan pasir Pelabuhan Labuhan Haji, Ali BD mengungkapkan saat ini hal itu menjadi perkara. Lantaran, uang muka 20 persen yang telah diserahkan Pemkab Lotim belum bisa dikembalikan. Sehingga, Pemkab akhirnya mengambil langkah hukum untuk menyelesaikan persoalan ini. a�?Dia minta 10 persen pun nggak kita kasih. Pokoknya kalau dia sudah selesaikan pekerjaannya baru kita kasih uangnya,a�? jelasnya.

a�?Kalau dia minta uang muka, berarti dia nggak punya modal. Dia bukan investor,a�? terangnya.

Ali BD meminta hal semacam ini harus menjadi pelajaran bagi tim lelang. Agar tidak sembarangan menunjuk pemenang tender dalam proyek pambangunan pemerintah. Sehingga, keterlambatan proyek hingga kegagalan pengerjaan proyek tidak terus menerus terjadi di Lotim. Khususnya proyek pengadaan paket sandang pangan.

Dari pantauan Lombok Post, ribuan paket sandang pangan ini masih dikemas di Sport Hall GOR Porda Selong. Petugas Tagana Dinas Sosial terlihat masih mengemas paket ini. Sejumlah item paket yang dikemas diantaranya kotak paket, biskuit, mi instan dan sarung. Sementara sisa paket lainnya seperti minyak gula, beras dan sirup masih dalam perjalanan.

Total terdapat 80 ribu paket sandang pangan yang akan dibagikan kepada masyarakat miskin jelang lebaran. Batas kontrak pengadaan paket ini tanggal 23 Juni mendatang. Total anggaran untuk pengadaan paket ini mencapai Rp 22,75 miliar.

a�?Jika sudah melewati batas kontrak, dapat diperpanjang bila memenuhi alasan teknis. Tetapi kalau tidak diperpanjang maka berlaku denda keterlambatan,a�? jelas Kabag Humas Setda Lotim Ahmad Subhan. (ton/r2)

Berita Lainnya

Janji Manis Jadup Bernilai Rp 4,58 M

Redaksi LombokPost

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost