Lombok Post
Kriminal

Diduga Memiliki Narkotika, Duo Sejoli Terancam Lebaran di Penjara

Ilustrasi

MATARAM-Sepasang kekasih, Usman,32 tahun dan Sulis, 25 tahun, harus menginap di sel tahanan Polres Lombok Utara. Ini akibat keduanya diduga kedapatan memiliki narkotika jenis sabu dan ganja.

Menurut keterangan polisi, penangkapan keduanya terjadi sekitar pukul 03.00 Wita, kemarin (18/6). Dua sejoli ini ditangkap di sebuah bungalow di kawasan pariwisata, Gili Trawangan, Lombok Utara.

Di bungalow itu, Usman dan Sulis rupanya tinggal sekamar. Dari sana, pasangan kekasih ini kemudian menjalankan bisnis narkotika mereka.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”7″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Pelaku tidak punya pekerjaan tetap, jadi untuk memenuhi kebutuhannya, mereka jadi pengedar,a�? kata Kasatnarkoba Polres Lombok Utara Iptu Remanto, kemarin (18/6).

Selanjutnya, berbekal informasi itu, petugas melakukan penggerebekan. Sekitar pukul 03.00 Wita, petugas menggeledah isi kamar yang ditempat Usman dan Sulis.

Nah, saat penggeledahan ini polisi menemukan barang bukti narkotika diduga ganja dan sabu di bawah tempat tidur. Rinciannya, empat poket kristal bening diduga sabu dengan berat kotor 1,89 gram; satu linting diduga ganja dengan berat kotor 0,78 gram; satu bong; dua telepon genggam; dan uang sebanyak Rp 100 ribu.

a�?Disimpan di dalam bungkus rokok,a�? ungkap Remanto.

Dia menjelaskan, modus transaksi penjualan narkotika dari keduanya, dilakukan dengan menawarkan ke wisatawan. Mereka biasa beroperasi ketika ada pesta di sejumlah kafe di kawasan Gili Trawangan.

a�?Pembeli juga bisa memesan narkoba via pesan singkat,a�? tandasnya.

Saat ini, kedua pelaku telah berada di Polres Lombok Utara. Remanto mengatakan, masih melakukan pendalaman terhadap dugaan peredaran narkotika dari keduanya.(dit/r2)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost