Lombok Post
Headline Praya

BIN : Sel ISIS Ada di Lombok

SYIAR KEBANGSAAN: Suasana syiar kebangsaan di kediaman Ketua PW Ansor NTB Zamroni Azis di Desa Bonder, Praya Barat Loteng, Minggu (19/6) kemarin. dedi/Lombok Post

PRAYAA�– Bima menjadi lokasi strategis, berkembangnya sel-sel gerakan yang diduga berafiliasi Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Hal ini terlihat dari pengungkapan sejumlah pelaku terorisme dari kawasan tersebut.

Demikian disampaikan Kabinda NTB Tarwo Kusnarno pada Lombok Post, Minggu malam (19/6) usai berbuka puasa bersama di kediaman PW GP Ansor NTB Zamroni Azis di Desa Bonder, Praya Barat Lombok Tengah (Loteng). a�?Bibit ISIS juga ada di Dompu, Sumbawa dan Lombok,a�? sambungnya.

Lokasi-lokasi persembuyiannya pun, beber Tarwo sudah terdeteksi Badan Intelejen Negara (BIN). Tinggal menunggu waktunya untuk penangkapan. Kendati demikian, apa yang disampaikannya itu, bukan berarti menakut-nakuti masyarakat. Namun, lebih kepada kewaspadaan dini, antisipasi dini dan deteksi dini.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”7″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”105″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Ia berharap, jika ada bibit-bibit radikalisme atau gerak gerik yang mencurigkan, maka sebaiknya cepat melaporkannya ke aparat hukum. Di tingkat desa, ada Babinsa, Babinkamtibmas atau aparatur desa setempat masing-masing. Begitu pula tingkat kecamatan, hingga kabupaten. Karena biar bagaimana pun, paham-paham radikalisme tidak boleh berkembangbiak.

Penangkapan tiga terduga terorisme di Bima, Jumat (16/6) kemarin pun, diakui Tarwo berkat kerja sama yang baik antara BIN dan Polda NTB. Informasinya, mereka akan berencana meneror sejumlah fasilitas publik seperti kantor polisi dan bandara.

A�a�?Rencana itu, sudah kami ketahui sejak 2 Mei lalu,a�? bebernya.

Informasi intelejen, lanjut Tarwo mereka sudah mengumpulkan bahan-bahan peledak. Namun, sebelum bom rakitan jadi, pihaknya langsung menyampaikan kembali informasi tersebut ke Polda NTB.

Ia pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya, kepada Polda NTB karena cepat dan sigap bergerak, mereka langsung menurunkan Densus 88. a�?Memang benar, ada tiga terduga terorisme yang kami ciduk di Bima,a�? sambung Wakapolda NTB Kombes Pol Imam Margono.

Sebelum mereka bertindak, tekan Imam kepolisian sudah melakukan langkah-langkah antisipasi. Lebih lanjut, pihaknya meminta kepada seluruh elemen masyarakat di Bumi Gora, agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayahnya masing-masing. TNI/Polri memang pilar Kamtibmas, namun tanpa dukungan masyarakat, maka sia-sia.

a�?Mari kita satukan langkah, mewujudkan keharmonisan dan toleransi,a�? cetus Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) NTB H Nasaruddin.

Toleransi, kata Nasaruddin perlu disosialisasikan secara detail dan simultan. Kemenag pun siap mengambil bagian, membantu TNI/Polri dan BIN. a�?Begitu pula, kami di GP Ansor NTB,a�? tambah Ketua PW GP Ansor NTB Zamroni Azis.

Mantan Ketua KNPI Loteng tersebut menegaskan, keutuhan NKRI harga mati, tidak boleh dicabik-cabik oleh segelintir orang. Sehingga, siapa pun itu yang terlibat paham-pahan radikalisme, maka menjadi musuh bersama. a�?Harus dilawan dan dimusnahkan hingga keakar-akarnya,a�? kata Zamroni.(dss/r2)

Berita Lainnya

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost

Polda NTB Berikan Data Penyidikan ke Bareskrim

Redaksi LombokPost

Waspada Banjir Kiriman!

Redaksi LombokPost

Jangan Larang Anak-Anak Masuk Masjid

Redaksi LombokPost

Dinas Pendidikan Loteng Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost

Sosialisasikan Migrasi Aman Dengan Drama Rudat

Redaksi LombokPost

Sukiman Ungkap Kekecawaan di Hari Pahlawan

Redaksi LombokPost

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post