Lombok Post
Headline Tanjung

PJU Mati, Jalan di Gondang Gelap Gulita

MATI: Inilah salah satu PJU yang berada di wilayah Gondang yang sudah mati seminggu dan dikeluhkan masyarakat. PUJO/LOMBOK POST

TANJUNG-Keberadaan penerangan jalan umum (PJU) menjadi salah satu fasilitas yang dibutuhkan warga. Namun sudah seminggu ini PJU yang berada di wilayah Gondang mati.

a�?Sudah seminggu mati, kami tidak tahu apa sebabnya. Banyak warga yang ngeluh soal ini,a�? ujar Kades Gondang Johari, kemarin (4/7).

Menurut Johari, seharusnya jika memang ada masalah pada PJU, instansi terkait maupun PLN memberi informasi kepada masyarakat terlebih dulu. Apalagi masyarakat selama ini merasa sudah ikut membayar PJU yang dipotong saat mengisi token atau membayar listrik di rumah masing-masing.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”7″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”94″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

a�?Harus ada pemberitahuan ke masyarakat apa penyebabnya. Ini sudah seminggu mati tapi belum ada pemberitahuan. Kalau mati begini takutnya berimbas pada keamanan pengguna jalan,a�? tandasnya.

Terpisah, Plt Kepala Dishublutkan Lombok Utara Samsul Rizal membenarkan jika saat ini beberapa PJU yang ada di sejumlah titik sedang dimatikan. a�?Kita sedang penertiban PJU bersama PLN jadi memang ada yang dimatikan sementara waktu,a�? ungkapnya.

Dijelaskan Samsul, penertiban PJU ini dimaksudkan karena akan mengalihkan PJU dari sistem kontrak daya ke kontrak KWh. Tetapi sekarang dari pihak PLN sampai saat ini belum melakukan pemasangan KWh.

a�?Ini yang sedang kita urus,a�? katanya.

Pengalihan kontak daya ke kontrak KWh ini dilakukan agar diketahui berapa pemakaian PJU dan yang harus dibayarkan. Karena selama ini jika menggunakan kontak daya, menyala atau mati pemda tetap membayar. a�?Ini agar bisa kita pantau,a�? cetusnya.

Lebih lanjut, Samsul menegaskan, matinya PJU di sejumlah titik bukan karena pemda belum membayar tagihan ke PLN. Pemadaman PJU ini murni dilakukan untuk perbaikan jaringan dari kontrak daya ke kontrak KWh. a�?Ada 15 PJU yang sedang kita matikan. Dalam waktu dekat sudah selesai dan bisa menyala lagi,a�? katanya.

Samsul menambahkan, pihaknya meminta maaf kepada masyarakat karena belum menyosialisasikan perbaikan PJU yang berdampak pada pemadaman PJU di beberapa titik. Lebih lanjut, Samsul mengatakan, pihaknya juga akan menanyakan ke PLN terkait iuran yang masyarakat bayarkan saat mengisi token yang digunakan ke PJU.

a�?Kita akan perjelas ke PLN yang dari token 10 persen itu yang mana saja. Kalau yang sekarang sedang dibenahi ini yang dibayar pemda,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Berita Lainnya

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Garbi Bakal Gembosi PKS?

Redaksi LombokPost