Lombok Post
Headline Metropolis

Mohan: Jangan Ada Pungli di Sekolah !

RAMAI: Suasana pendaftaran PPDB di salah satu sekolah di Mataram, kemarin. Proses PPDB di sekolah terus diawasi Tim Saber Pungli Kota Mataram. Jay/Lombok Post

MATARAM– Seiring dimulainya Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) untuk SD dan SMP sederajat di Mataram, Pemkot Mataram mengingatkan pihak sekolah bekerja sesuai aturan. Hal tersebut disampaikan untuk mencegah adanya potensi pungutan liar (pungli) yang bisa saja terjadi. a�?Saya tak mau dengar ada yang seperti itu,a�? tegas Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, kemarin.

Menurutnya, apapun modusnya, jika tanpa dasar yang jelas, hal itu tentu saja tak bisa dibenarkan. Dia yang juga menjadi pimpinan dalam Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Mataram mengancam akan melakukan penindakan tegas. Menyikapi tahun ajaan baru yang segera bergulir, ia menyampikan Tim Saber Pungli tak akan tinggal diam. Dalam waktu dekat koordinasi lanjutan khusus mengenai PPDB segera dilaksanakan. a�?Ingat, kami akan mengawasi,a�? ujarnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”7″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Ditambahkan juga ada Tim Saber Pungli milik Pemprov NTB yang juga turut mengawasi. Belum lagi aparat penegak hukum semisal polisi dan jaksa yang juga akan memasang mata. a�?Karena itu, jangan aneh-aneh,a�? imbuhnya.

Lantas bagaimana dengan pungutan yang dilakukan melalui pihak komite. Jika dilakukan sesuai prosedur menurutnya tak masalah. Yang menjadi soal adalah, jika komite dijadikan alat untuk melegalkan pungutan yang sebenarnya tidak dibolehkan. a�?Ada cara yang dibenarkan, ada yang tidak, kepala sekolah harus mengerti itu,a�? sambungnya.

Terkait potensi pungli di sekolah, sebelumnya Kadis Pendidikan Kota Mataram H Sudenom pernah mengatakan kasus yang menimpa salah satu sekolah beberapa waktu lalu menjadi pelajaran berharga banyak kalangan. Dengan kasus tersbeut, pihak sekolah kini tak lagi berani mencoba macam-macam. Untuk hal yang resmi saja mereka masih berpikir dua tiga kali, agar tak disalahkan dikemudian hari. a�?Saya kira sudah kecut nyali sekolah untuk main-main, tapi memang harus diawasi terus,a�? jelasnya. (yuk)

Berita Lainnya

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost