Lombok Post
Metropolis

BKD Kota Mataram Bahas Aset Bermasalah dengan Sekwan

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram HM Syakirin Hukmi. Lalu Mohammad/Lombok Post

MATARAMa��Upaya menelusuri dan mengembalikan 69 aset yang masih dikuasai anggota Dewan Kota Mataram, sepertinya kembali ada titik terang. Kepala Dinas Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram HM Syakirin Hukmi mengaku sudah ada komunikasi antara dirinya dengan sekwan.

Sebelumnya, pembahasan aset ini terkesan berputar-putar di tempat. BKD dan sekwan, saling lempar, soal siapa yang punya tugas memberi jalan untuk penelusuran asset tersebut.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”7″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

a�?Kami sedang bahas ini dengan sekretariat dewan,a�? kata Syakirin.

Kemarin ada wacana untuk melaporkan kasus ini ke polisi, jika tidak ada progres apapun. Dikatakan Syakirin, saat ini pihaknya dan sekretariat dewan tengah menyatukan persepsi. Terkait seperti apa kondisi barang yang boleh diganti melalui skema Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TPTGR).

a�?Misalnya si A, menghilangkan kendaraan. Maka ia harus melapor pada polisi, barulah laporan kehilangannya itu yang diserahkan pada majelis TPTGR,a�? jelasnya.

Nantinya, pada saat sidang TPTGR, laporan kehilangan dari kepolisian ditambah dari sekretariat dewan yang akan jadi acuan. Tetapi kalau fisik dari barang itu masih ada, ia berharap barang sebaiknya segera dikembalikan.

a�?Jadi bagi yang tidak hilang, silakan dikembalikan apapun kondisinya,a�? himbaunya.

Sampai di titik ini, kata Syakirin, pembahasan dilakukan dengan pihak sekretariat dewan. Ia berharap, pembicaran ini, bisa ditindaklanjuti dengan langkah konkrit dari sekretariat dewan. Dengan menginventarisir kondisi aset di sejumlah mantan anggota dewan yang disebut menguasai aset itu.

a�?Sampai di sini sudah ada pembahasan, tinggal menunggu tindaklanjutnya,a�? jelasnya.

Sementara itu, saat coba dihubungi melalui sambungan telpon, nomor Sekretaris Dewan Kota Mataram Lalu Arya Dharma, tidak bisa dihubungi. Belum diketahui, tindak lanjut yang disiapkan sekwan untuk menuntaskan persoalan aset ini hingga selesai. (zad/r3)

 

Berita Lainnya

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post