Lombok Post
Giri Menang Headline

Demokrat Prioritaskan Kader NW di Pilbup Lombok Barat 2018

Wakil Ketua Umum DPD Partai Demokrat NTB TGH Mahally Fikri.Dok

GIRI MENANG-Partai Demokrat sejauh ini belum memutuskan calon yang diusung di Pilbup 2018 Lombok Barat (Lobar). Namun, Ketua DPD Partai Demokrat NTB, TGH Mahally Fikri menegaskan, partainya akan memprioritaskan kader utusan dari Nahdatul Wathan (NW).

a�?Demokrat akan memprioritaskan calon-calon dari NW, selama memenuhi persyaratan untuk bisa menang,a�? ungkapnya kepada Lombok Post, kemarin (7/9).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”7″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”86″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Ketua Pengurus Wilayah NW NTB itu mengatakan, Partai Demokrat juga akan memberikan kesempatan pertama kepada calon-calon NW. Dengan syarat dia memenuhi ketentuan persyaratan yang ditentukan partai. Seperti memiliki elektabilitas bagus serta peluang besar menangkan pilkada.

a�?Itu syaratnya. Biar calon NW tapi tidak punya elektabilitas, NW juga tidak mungkin dorong dia,a�? katanya.

Ia meminta memperhatikan lagi kata-kata yang disampaikan TGB HM Zainul MajdiA� saat mendaklarasikan kader NW yang maju di Pilkada serentak 2018.

a�?Kita tawarkan kader untuk Pilbup Lobar, Pilgub, Pilbup Lotim, dan Pilbup Kota Bima,a�? ujarnya menirukan ungkapan TGB saat deklarasi di Gedung Hakka Narmada, beberapa hari lalu.

Mengenai keputusan NW mengusung TGH Hasanain Juaini di Pilbup Lobar menurutnya sudah menjadi garis NW. A�Partai Demokrat harus mengamankan keputusan tersebut, karena kader Demokrat di NTB banyak diisi dari NW.

Diakui, pimpinan DPRD NTB ini, hasil survei terakhir, baik popularitas maupun elektabilitasnya, TGH Hasanain terendah dibandingkan kandidat lain.

a�?Tapi kan masih ada waktu dua tiga bulan ke depan, itu mencukupi apabila jemaah NW di Lobar bekerja keras,a�? ungkapnya.

Sekarang ini tugas NW di Lobar mensosialisakan TGH Hasanain sebagai bakal calon NW, baik untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas. Jika mesin organisasi berjalan optimal, kata Mahally satu bulan saja, hasil survei akan berubah.

a�?Satu bulan saja selesai, asal mesin organisasi itu didukung,a�? ujarnya penuh optimis.

Menanggapi pernyataan pengamat politik IAIN Agus, soal penjaringan bakal calon Partai Demokrat yang dianggap tidak serius setelah keputusan NW mengusung TGH Hasanain, Mahally tidak berkomentar banyak. Dia mengatakan, Demokrat adalah partai yang tidak mau kalah serta tidak mau mendukung bakal calon yang tidak berpeluang menang.

Karena itu, meski NW sudah memutuskan untuk menawarkan kadernya ke masyarakat, proses penjaringan tetap dilakukan Partai Demokrat.

a�?Mudah-mudahan kami dilantik akhir bulan ini, langsung kami buka penjaringan (di Lobar),a�? tandasnya.

Jika Partai Demokrat belum membuka penjaringan, lainnya halnya dengan Partai Golkar. Partai yang memiliki enam kursi di DPRD Lobar ini mulai membuka pendaftaran, Jumat (7/7) lalu. Ketua Perindo NTB H M Izzul Islam menjadi pelamar pertama.

Sesuai agenda, partai berlambang pohon beringin ini membuka penjaringan selama enam hari, yakni sampai tanggal 12 Juli nanti. Selain, Izzul Islam, nama petahana H Fauzan Khalid, L Sajim Sastrawan, TGH Muammar Arafat, Umar Said, serta Naufar F Farinduan direncanakan melamar ke Golkar dalam waktu dekat. Karena sebelumnya mereka telah mengambil berkas formulir.

Ketua DPD II Partai Golkar Lobar Hj Sumiatun menjelaskan, meski Golkar memiliki banyak kader potensial diusung di Pilbup, penjaringan tetap dilakukan. Sebab hal ini sudah menjadi mekanisme partai.

Bakal calon yang diterima melalui penjaringan ini dibatasi. Untuk nonkader hanya 5-10 orang. Sedangkan pelamar dari kader, maksimal enam orang.

a�?Hasil ini akan diserahkan ke DPP, mengenai kandidat yang diusung tergantung hasil survei,a�? jelasnya. (zen/r3)

 

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Harga Kedelai dan Kacang Tanah Melonjak

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Tiga Desa dan Dua Sekolah Diaudit Khusus

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost