Lombok Post
Ekonomi Bisnis

NTB Kembangkan Benih Ikan Nila Anjani

MATARAM-Pemerintah Provinsi NTB tengah mendorong perkembangan budi daya ikan air tawar di NTB. Hal ini dikarenakan beberapa komoditas budi daya ikan air tawar memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Ini dipercaya mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan di NTB.

 

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) A�NTB L Hamdi mengatakan, beberapa upaya dilakukan untuk mendorong budi daya ikan air tawar di NTB. DKP NTB melakukan perbaikan sistem yang ada. Dimulai dari pembenihan hingga pascapanen.

 

Benih yang disiapkan saat ini memiliki kualitas yang baik. Bahkan memiliki jaminan kesuksesan lebih tinggi pada hasil nantinya. Sebab itu, DKP telah melakukan beberapa rekayasa pembenihan. Hasil rekayasa tersebut melahirkan sebuah benih unggul yang bernama benih Nila Anjani. Benih ini merupakan hasil rekayasa pembenihan di UPTD Aikmel.

 

Benih tersebut dikatakan unggul karena beberapa faktor. Dimulai dari pertumbuhannya yang cepat hingga daya tahan terhadap lingkungan yang lebih kuat dibanding benih lainnya. Hal ini tentu akan lebih menguntungka masyarakat jika dibudidayakan.

 

a�?Ini sangat menguntungkan mereka,a�?A� sambungnya.

 

Ia melanjutkan, selain benih Nila Anjani, DKP juga tengah mengembangkan benih monosex. Artinya proses pembenihan tersebut akan menghasilkan dominan benih jantan, atau sekitar 99 persen. Pengembangan benih monosex dilakukan karena benih jantan cenderung memiliki masa tumbuh kembang lebih cepat dari benih betina.

 

a�?Bisa juga untuk benih lain tapi saat ini masih pada nila,a�? pungkasnya.

 

Untuk terus mengembangkan budi daya ikan air tawar ini, Hamdi mengaku juga memperkuat seluruh UPTD balai benih ikan di NTB. Ia meningkatkan mekanisme kerja dan keterampilan seluruh SDM UPTD tersebut.

 

Disamping UPTD, ia juga mendorong masyarakat yang berada di potensi budi daya ikan air tawar. Bagi masyarakat yang memiliki kondisi air secara teknis memenuhi syarat untuk budi daya untuk membuat sertifikat tanah. Sertifikat tanah tersebut diberikan gratis oleh pemerintah NTB.

 

a�?Ada bantuan dari pemerintah untuk hal itu,a�? pungkasnya.

 

Keberadaan sertifikat tersebut dikatakannya sangat bermanfaat bagi masyarakat. Mereka dapat menggunakan sertifikat tersebut sebagai anguna di bank. Angunan tersebut bisa untuk mencari atau menambah modal usaha.

 

a�?Sehingga mereka pun bisa meningkat penghasilannya,a�? tandasnya. (fer/r7)

Berita Lainnya

ILBB-Ancora Foundation Bantu Korban Gempa Lombok

Redaksi Lombok Post

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post

Soft Opening Jannah Tour and Travel Meriah

Redaksi LombokPost

Masyarakat Didorong Gunakan Produk Lokal

Redaksi LombokPost

FWD Life Resmi Hadir di Lombok

Redaksi Lombok Post

Golden Palace Hotel Dikunjungi Wakil Duta Besar Australia

Redaksi Lombok Post

BI Sosialisasi Kartu GPN di Kota Bima

Redaksi Lombok Post

Distribusi Kartu Berlogo GPN Dekati Target

Redaksi LombokPost

Avian Brands Peduli Bangun Kembali Lombok

Redaksi Lombok Post