Lombok Post
Headline Kriminal

Bebas, Baiq Nuril Siapkan Laporan Balik

TERHARU: Baiq Nuril sambil menahan nangisnya berdiskusi dengan tim penasihat hukum, usai mendengar putusan majelis hakim dalam sidang dugaan pelanggaran UU ITE, di PN Mataram, kemarin (26/7). DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM–Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Mataram, membebaskan Baiq Nuril Maknun dari segala dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Vonis ini dijatuhkan hakim dalam sidang pembacaan putusan dugaan pelanggaran UU ITE, kemarin (26/7).

a�?Terdakwa dinyatakan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan kesalahan, maka majelis hakim telah (punya) cukup alasan membebaskan terdakwa dari dakwaan penuntut umum,a�? kata Ketua Majelis Hakim Albertus Usada membacakan putusan, kemarin.

Usai mendengar putusan hakim, raut wajah Nuril berubah. Matanya tak kuasa menahan tangis bahagia. Setelah palu dipukul tiga kali, menandakan berakhirnya sidang, Baiq Nuril segera memeluk suaminya dan penasihat hukumnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Sambil menangis, Baiq Nuril mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya. a�?Terima kasih, saya tidak bisa membalas apa-apa. Semoga Allah yang membalasnya dengan umur panjang dan rezeki yang melimpah,a�? kata Nuril di sela-sela tangisnya.

Setelah putusan hakim kemarin, Nuril mengaku lega. Sebab, apa yang ia rasakan, yakni terkait bukan dirinya yang menyebarkan konten percakapan asusila tersebut, terbukti dalam persidangan.

A�a�?Saya lega, karena memang bukan saya yang melakukan perbuatan seperti yang dituduhkan penuntut umum,a�? ujarnya.

Terpisah, suami dari Baiq Nuril, Lalu Isnaini hanya bisa mengucap syukur usai putusan hakim yang membebaskan istrinya. Kata dia, hakim telah berlaku adil dengan melihat fakta persidangan dan pertimbangan lainnya, dalam memutuskan perkara tersebut.

a�?Saya sangat bersyukur hakim bisa memutuskan seadil-adilnya, tidak ada intervensi pihak lain,a�? ujarnya.

Mengenai proses hukum ke depannya, Isnaini mengatakan akan menyerahkan sepenuhnya kepada tim penasihat hukum. a�?Saya serahkan semuanya ke tim penasihat hukum,a�? katanya singkat.

Sementara itu, tim penasihat hukum Baiq Nuril mengapresiasi putusan majelis hakim. Dalam pembacaan putusan kemarin, hakim tidak saja mempertimbangkan fakta hukum selama persidangan, tetapi melihat juga nilai sosiologis.

a�?Hakim menggali lebih jauh, tidak saja pertimbangan fakta hukum. Sehingga ini mengetuk hati majelis hakim dalam menjatuhkan putusan,a�? kata Aziz Fauzi.

Mengenai langkah selanjutnya, Aziz mengaku masih menunggu putusan inkrah. Sebab, pasca-putusan kemarin, JPU belum memutuskan apakah menerima atau tidak putusan bebas untuk Baiq Nuril.

a�?Kami menunggu keputusan inkrah, karena jaksa masih pikir-pikir,a�? ujarnya.

Dalam persidangan kemarin, salah satu pertimbangan hakim hingga membebaskan Nuril adalah proses tersebarnya rekaman pembicaraan Nuril dengan H Muslim. Hasil pemeriksaan Tim Digital Forensik Subdit IT Cyber Crime Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Tipideksus) Bareskrim Polri, mematahkan tuduhan JPU.

Hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan data terkait dengan dugaan kesengajaan dan tanpa hak dari Nuril dalam mendistribusikan informasi yang bermuatan asusila. Sebaliknya, yang mendistribusikan rekaman tersebut adalah rekan kerja Nuril saat bekerja A�di SMAN 7 Mataram.

Dengan pertimbangan itu, hakim menyatakan Nuril tidak bersalah melanggar Pasal 27 ayat 1 Jo Pasal 45 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Hakim juga membebaskan Nuril dari seluruh dakwaan penuntut umum.

Selanjutnya, Joko Jumadi mengatakan, tim penasihat hukum akan menentukan sikap terhadap rekan kerja nurul tersebut, setelah menerima putusan inkrah. a�?Kita lihat nanti setelah inkrah, apakah akan melaporkan kembali atau kita biarkan,a�? terang dia.

Namun demikian penasihat hukum telah bersepakat akan melaporkan balik A�H Muslim pelapor dalam kasus ini. Rencananya, yang bersangkutan akan dilaporkan mengenai etiknya ke instansi terkait.

a�?Segera akan kita laporkan,a�? pungkas penasihat hukum Nuril lainnya, Yan Mangandar Putra.

Seperti diberitakan sebelumnya Baiq Nuril mantan tenaga honorer SMAN 7 Mataram sempat mendekam A�sel A�tahanan. Ini terkait laporan pidana yang dilayangkan H Muslim mantan atasannya di SMA 7. Laporan ini terkait beredarnya rekaman percakapan telepon antara Nuril dengan H Muslim. Peredaran rekaman bernada asusila itu dianggap mencemarkan nama baik H Muslim. Namun dalam putusannya majelis hakim menyatakan Nuril bebas dari semua dakwaan.(dit/r2)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost