Lombok Post
Headline Metropolis

BRT Makin Sekarat, Pemkot Pangkas Subsidi BRT

ALIH FUNGSI: Sejumlah pekerja memodifikasi tempat duduk BRT yang akan dimanfaatkan sebagai sarana pengakut jamaah haji tahun 2017, kemarin. Ivan/Lombok Post

MATARAMa��Informasi mengejutkan tersiar soal Bus Rappit Transit (BRT). Kabarnya, pemerintah kota menarik lebih dari separuh anggaran untuk subsidi BRT. Seperti diketahui, anggaran subsidi oprasional BRT Kota Mataram dalam APBD murni sebesar Rp 1,150 miliar.

Belakangan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Mataram memutuskan memangkas Rp 750 juta dana subsidi, saat menyusun postur anggaran APBD Perubahan 2017.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Bappeda Kota Mataram Amiruddin membenarkan. a�?Anggarannya masih ada, tetapi siapa yang bisa menjamin BRT itu bisa beroperasi dalam waktu dekat?a�? tanya Amiruddin.

Hanya saja Amiruddin menolak disebut memangkas. Ia lebih setuju menyebut mengalihkan dana itu untuk sementara. Mengingat masih banyak program unggulan Pemerintah Kota Mataram yang harus diprioritaskan dan butuh sokongan anggaran.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

a�?Kita alihkan sementara, bukan Bappeda yang potong, tetapi TAPD,a�? tegasnya.

Pengalihan anggaran ini perlu dilakukan sampai ada kejelasan oprasional BRT.A� Sekadar diketahui, BRT adalah proyek nasional untuk mengantisipasi kemacetan di daerah-daerah yang memiliki traffic lalu lintas yang mulai tinggi.

Pemerintah Provinsi NTB sebagai leading sektor oprasional BRT di NTB bersama Perum Damri Mataram, menunjuk Kota Mataram dan Lombok Barat sebagai pilot project operasional BRT.

Tetapi belakangan operasional BRT menemui banyak persoalan. BRT yang diharapkan sudah mulai beroperasi sejak awal tahun 2017 justru lebih sering digunakan sebagai angkutan pariwista. a�?Tidak ke mana-mana anggarannya, SILPA masih ada, masih bisa digunakan,a�? tegasnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas (Sekdis) Kota Mataram Cukup Wibowo yang dikonfirmasi terkait pemotongan anggaran ini, lebih memilih menjawab pendek. a�?Iya,a�? jawab Cukup.

Mantan Kabag Organisasi Setda Kota Mataram ini, juga membenarkan potongan anggaran sebesar Rp 750 juta itu, terkait dengan alokasi anggaran di Dinas Perhubungan di APBD Perubahan tahun 2017 ini.

a�?Iya untuk APBD Perubahan,a�? tandasnya. (zad/r3)

 

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost