Lombok Post
Selong

Pemkab Lotim Pertahankan Tradisi Presean

WARISAN BUDAYA: Dua pepadu saat bertarung di lapangan Desa Penede Gandor dalam kegiatan presean yang digelar masyarakat setempat kemarin (28/7). TONI/LOMBOK POST

SELONG-Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) bekerjasama dengan sejumlah tokoh masyarakat yang ada di Desa Penede Gandor Kecamatan Labuhan Haji menggelar acara presean. Ini merupakan acara tahunan yang digelar oleh masyarakat sekitar dengan dukungan pemerintah daerah.

a�?Ini menggambarkan sosok masyarakat Lombok yang gagah berani dan sportif,a�? kata Sekda Lotim H Rohman Farly.

Karena itulah ia merasa presean harus dilestarikan. Sebagai salah satu warisan asli budaya masyarakat suku Sasak A�Lombok. Setiap tahun Pemkab selalu memberikan dukungan A�untuk kegiatan ini. Jika tahun sebelumnya Pemkab menggelontorkan bantuanA� sekitar Rp 20 juta, tahun ini Pemkab memberikan bantuan sebesar Rp 30 juta.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”85″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

a�?Ini sebagai salah satu bentuk dukungan Bupati agar masyarakat tetap semangat mempertahankan kebudayaan mereka,a�? aku Sekda.

Dimulai sejak Rabu (25/7) lalu, kegiatan presean ini akan berlangsung selama beberapa minggu ke depan. Sejumlah pepadu A�dari berbagai wilayah di Pulau Lombok diundang untuk bertanding di acara ini. Kemarin (28/7) pepadu yang berasal dari wilayah Lombok Barat datang mengikuti acara presean ini.

a�?Ini yang resmi digelar oleh Pemkab ke 12 kalinya. Meskipun ada beberapa kegiatan serupa yang juga dilakukan di wilayah lain,a�? ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pendidikan HL Suandi.

Presean dikatakan menjadi identitas masyarakat di Pulau Lombok. Meskipun dalam presean menyajikan aksi kekerasan saling memukul namun Suandi menjelaskan dalam Presean ada aturannya dan bagaimana seni di dalamnya.

A�a�?Ketika mereka selesai, mereka saling peluk menunjukkan sportivitas. Ini permainan sama seperti olahraga tinju dan pertarungan lainnya,a�? jelasnya

a�?Saya kira ini adalah identitas warisan budaya yang harus dipertahankan,a�? imbuh Suandi. (ton/r2)

Berita Lainnya

Rohman Mantap Pilih Jalur Independen

Redaksi LombokPost

Masyarakat Harus Lebih Selektif!

Redaksi LombokPost

Spesialis Pencuri Mobil Ditangkap Polisi

Redaksi Lombok Post

80.584 Anak Belum Punya Akta

Redaksi Lombok Post

Sengketa Lahan Ancam Investasi

Redaksi Lombok Post

Di Balik Alasan Jukir RSUD dr R Soedjono Selong Mempertahankan Kehendaknya (2-Habis)

Redaksi Lombok Post

FK UI Gelar Pelatihan di Sembalun

Redaksi LombokPost

Warga Selong Tertangkap Bawa Setengah Kilo Sabu

Redaksi LombokPost

Belanja Murah di Pasar Jumat Pancor

Redaksi LombokPost