Lombok Post
Giri Menang Headline

Pilbub Lobar 2018, Kursi PKS Laris Manis

Ketua DPD PKS Lobar H Wahid Syahril. ZAINUDDIN/LOMBOK POST

GIRI MENANG-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lombok Barat (Lobar) laris manis jelang pemilihan bupati (Pilbup) Lombok Barat (Lobar) 2018. Sejumlah bakal calon bupati, baik dari internal partai maupun dari luar partai.

Meski begitu, para elit PKS di Lobar ogah kehilangan momentum. Karena itu, sejak tahun lalu, PKS sudah melakukan proses komunikasi dengan beberapa tokoh politik di bumi Patut Patuh Patju.

Hal ini ditegaskan Ketua DPD PKS Lobar H Wahid Syahril. Dikatakan, PKS dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) tetap optimal dalam melakukan pergerakan. a�?PKS ingin berikan yang terbaik bagi Lobar,a�? katanya, kemarin (2/8).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”86″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Apakah ini artinya PKS Lobar sudah sepakat akan mengusung nama TGH L Pattimura Farhan sebagai calon kandidat internal PKS di Pilbup Lobar? Mengenai hal ini, Wahid kerap disapa, belum memberikan kepastian. Terlebih adanya kabar klaim diberikan rekomendasi.

Menurutnya, PKS bakal mengeluarkan rekomendasinya kepada calon yang akan diusung nanti. Diharapkan rekomendasi diberikan kepada kader internal.

a�?Dia (TGH L Pattimura Farhan) merupakan kader terbaik PKS yang ada di Lobar bahkan NTB,a�? tambah Ketua Komisi II itu.

Meski rekomendasi belum diberikan, pihaknya terus mencari masukan. Dengan menawarkan beberapa kadernya ke masyarakat dan partai politik, tak terkecuali TGH L Pattimura Farhan.

Meski demikian, PKS Lobar nampaknya cukup sadar diri. Dengan kekuatan tiga kursi di parlemen, PKS tentu tidak bisa berjalan sendiri dan butuh berkoalisi dengan partai lain.

a�?Soal nanti nomor 1 atau nomor 2, itu yang akan kita tawarkan ke masyarakat,a�? ucap Ketua Fraksi DPRD Lobar ini.

Mengingat sejumlah partai telah membuka penjaringan, diakui PKS memang belum melakukan hal serupa. Padahal sejumlah bakal calon di luar PKS mengajukan diri untuk mendaftar. a�?Baik itu incumbent (petahana) dan bukan,a�? imbuhnya.

Baginya, dibuka tidaknya pendaftaran calon adalah bagian dari strategi masing-masing partai politik.

Terkait arah koalisi, Wahid akui bahwa PKS tidak menutup dengan partai mana pun. Menurut dia, PKS terbuka dengan siapa saja termasuk juga Gerindra guna melanjutkan koalisi nasional.

a�?Semua bisa saja terjadi, kami terbuka dengan Gerindra, Golkar dan juga yang lain,a�? tandasnya. (ewi/r5)

Berita Lainnya

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

Dengan Kartu Nikah Administrasi Lebih Mudah, Benarkah?

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Harga Kedelai dan Kacang Tanah Melonjak

Redaksi LombokPost