Lombok Post
Metropolis

Bale Budaya Butuh Sokongan APBD

Musabaqah tilawatil quran
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Mataram H Abdul Latif Nadjib

MATARAM-Kota Mataram segera memiliki Bale Kebudayaan. Saat ini proses pembangunan gedung itu sedang berjalan. a�?Kita sudah mulai bangun sejak 2016,a�? kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Mataram H Abdul Latif Nadjib pada Lombok Post, kemarin.

Anggaran pembangunan gedung ini berasal dari pemerintah pusat. Dianggarkan lewat Dana Alokasi Khusus (DAK). Gedung ini dibangun di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan Timur, Mataram.

a�?Gedung itu nanti akan jadi pusat edukasi dan rekreasi masyarakat Mataram,a�? ungkap Latif.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Total anggaran yang disiapkan untuk pembangunan Bale Kebudayaan ini berkisar Rp 5-6 miliar. Diprediksi pembangunannya selesai akhir tahun depan.

a�?Sebenarnya bisa saja selesai tahun ini, asal pendanaannya lengkap. Karena itu kita berharap dapat bantuan dana dari APBD,a�? terangnya.

Hingga kini, proyek pembangunan Bale Kebudayaan tersebut, masih dalam tahap pengerjaan. Ukurannya 48 x 48 meter persegi.

a�?Insya Allah, Bale Kebudayaan itu akan menjadi salah satu destinasi wisata baru di Kota Mataram,a�? tandas mantan kepala BNN Kota Mataram itu.

Sementara itu, salah satu warga Kota Mataram Asep mengaku gembira dengan dimulainya pembangunan Bale Kebudayaan itu. Pengerjaan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Mataram A�itu tidak lepas demi memberi manfaat besar bagi warga di Kota Mataram.

a�?Alhamdulillah, saya bangga jadi warga Kota Mataram. Yang saya tahu, Bale Kebudayaan itu akan difungsikan sebagai salah satu tempat pariwisata,a�? katanya pada Lombok Post.

Asep menambahkan, selain sebagai tempat wisata kebudayaan untuk mengetahui lebih jauh mengenai Suku Sasak, warga di Kota Mataram juga bisa memanfaatkan gedung tersebut untuk pusat olahraga, hingga tempat rekreasi.

a�?Saya tak sabar menunggu gedung itu selesai dibangun, pasti akan banyak warga Kota Mataram yang akan memanfaatkan bangunan itu, untuk beragam aktivitas,a�? tandasnya. (cr-tea/r3)

 

Berita Lainnya

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost