Lombok Post
Giri Menang

UMKM di Lobar Hasilkan Kecap Air Kelapa

SAMA RASA: Kecap air kelapa buatan Sri Suhasmiati ini diklaim memiliki rasa yang sama dengan kecap kedelai. Hanya saja kecap ini lebih encer. Ferial/Lombok Post

MATARAM-sebuah inovasi menarik terdapat pada salah satu stan UMKM Lombok Barat (Lobar) di NTB Expo. Inovasi tersebut berupa kecap yang terbuat dari air kelapa. Kecap air kelapa tersebut belum ditemukan di daerah lain di NTB.

Biasanya kecap berasal dari fermentasi kedelai yang prosesnya memakan waktu cukup lama. Berbeda dengan kecap buatan Sri Suhasmiati, salah seorang pelaku UMKM di Lobar. Kecap buatan perempuan asal Rumak ini terbuat dari air kelapa. Ini merupakan gebrakan terbaru dalam usaha pangan di Lobar.

a�?Ide ini berawal dari air kelapa yang melimpah tapi tidak digunakan,a�? akunya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”86″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Kecap air kelapa ini memang sudah diproduksi di beberapa daerah di Indonesia. Namun di NTB belum ada. Praktis hanya Lobar yang telah memproduksi kecap ini. Padahal kelapa merupakan komoditi andalan NTB.

Ia melanjutkan, pembuatan kecap air kelapa jauh lebih mudah dibandingkan kecap kedelai. Waktu pembuatannya hanya memakan waktu 90 menit saja. Untuk pembuatan, wijen dan adas dioseng terlebih dahulu hingga kering dengan api kecil. Lalu dicampurkan dengan air kelapa dan gula merah. Air kelapa memberikan citarasa gurih pada masakan.

a�?Dari empat liter hingga menjadi dua liter,a�? tukasnya.

Untuk hasilnya, kecap air kelapa sama seperti kecap asin. Namun rasanya lebih manis dikarenakan campuran gula merahnya. Hal ini telah ditekuni Sri sejak tiga bulan lalu. Meski baru, namun respon masyarakat sekitar cukup antusias.

a�?Sekarang saya perkenalkan di expo ini,a�? pungkasnya.

Kecap 2 liter yang dihasilkan bisa muat untuk 10 botol ukuran 400 ml. Per botolnya dibanderol dengan harga Rp 15 ribu. Namun ia juga menyediakan ukuran 200 ml seharga Rp 8,5 ribu.

Sri menambahkan, kecap air kelapa tersebut aman dikonsumsi. Sementara daya tahannya bisa mencapai satu minggu setelah botol dibuka. Umurnya bisa lebih panjang jika disimpan di dalam kulkas.

a�?Rasanya sama dengan kecap manis biasa. Cuma bedanya kecap kedelai lebih kental sedangkan kecap air kelapa encer,a�? tandasnya. (fer/r3)

 

Berita Lainnya

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost

HUT SMAN 1 Gerung Meriah

Redaksi LombokPost

Pariwisata Senggigi Diyakini Pulih Lebih Cepat

Redaksi LombokPost

9.345 Orang Tertahan di Pengungsian

Redaksi LombokPost

Bupati Bela PT Tripat

Redaksi LombokPost