Lombok Post
Bima - Dompu Headline

DPO Pembunuhan Kades Rato Ditangkap, Warga Blokade Jalan

BLOKADE JALAN : Aksi blokade jalan di Desa Parado Wane, yang dilakukan keluarga DPO kasus pembunuhan Kades Rato, Minggu sore (6/8). YETY/ RADAR TAMBORA

BIMA a�� Tidak terima dengan penangkanan JD, 27 tahun, warga Desa Parado Wane Kecamatan Parado melakukan aksi blokade jalan. JD diketahui merupakan DPO kasus pembunuhan Kepala Desa Parado Rato Kecamatan Parado Kabupaten Bima, Mansyur tahun 2016 lalu.

Kasat Reskrim Polres Bima Kabupaten AKP Dhafid Shiddiq menjelaskan, aksi blokade jalan dilakukan setelah JD dievakuasi ke Mapolres Bima Kabupaten oleh Tim Opsnal Polres Bima Kabupaten. JD ditangkap di rumahnya, Minggu dini hari sekitar pukul 02.10 Wita.

a�?Blokade jalan dilakukan karena mereka tidak terima dengan penangkapan itu. Yang protes kebanyakan ibu a�� ibu,a�? jelasnya pada Radar Tambora (Lombok Post Group), Senin (7/8).

Dikatakan Shiddiq, dalam aksi tersebut warga menuntut polisi bersikap adil dalam menangani kasus yang ada di wilayah Kecamatan Parado. Mereka meminta polisi untuk mengusut kembali dan menangkap pelaku pembunuhan staf Desa Parado Wane beberapa tahun lalu.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”579″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Warga menduga masih ada pelaku lain yang belum ditangkap yakni AY. AY diketahui merupakan warga Desa Parado Rato.

a�?Menurut mereka, masih ada tersangka lain dalam kasus pembunuhan staf Desa Parado Wane. Tidak hanya dua tersangka yang sudah divonis diatas 15 tahun penjara itu. AY diduga terlibat dalam kasus tersebut,a�? beber Shiddiq.

Dikatakan Kasat Reskrim, blokade jalan dibuka setelah pihak kepolisian melakukan negosiasi. Warga diminta untuk tidak melakukan aksi blokade jalan. Apa yang menjadi tuntutan warga akan ditindaklanjuti.

a�?Alhamdulillah blokadenya sore itu juga dibuka. Warga sudah diberikan pengertian, agar tidak melakukan hal itu lagi,a�? pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan Kades Rato Mansyur terjadi bulan November 2016. Ada tiga pelaku pembunuhan itu. Yakni SR, JD dan IS. SR sudah divonis dengan hukuman penjara 10 tahun. Sementara JD dan IS sebelumnya ditetapkan sebagai DPO. JD berhasil ditangkap, Minggu dini hari (6/8). Sementara IS masih dalam pengejaran. (yet/r4)

 

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost