Lombok Post
Headline Praya

Investor Tiongkok Bahas Kereta Rinjani

MENCARI TAHU: Perwakilan Pemerintah Kota Nantong Tiongkok, saat datang mencari tahu peluang investasi di Lombok Tengah kemarin (7/8) kemarin. Dedi/Lombok Post

PRAYA-Sepertinya, pembangunan kereta gantung menuju Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) dari Desa Lantan, Batukliang Utara (BKU) Lombok Tengah (Loteng), akan terwujud. Itu setelah, Pemerintah Kota Nantong Tiongkok dan empat investor yang dibawanya, tertarik berinvestasi. Jika terealisasi, maka mereka akan bekerja sama dengan PT Indonesia Lombok Resort yang telah lebih dulu menyatakan minat.

a�?Saya sempat menyinggungnya,a�? kata Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri, kemarin (7/8) usai menemuai jajaran Pemerintah Kota Nantong, di pendopo bupati.

InvestasiA� tersebut, diakui Pathul membutuhkan intervensi besar-besaran dari semua pihak. Khususnya, kalangan investor. Karena, selain membangun kereta gantung, para investor akan membangun fasilitas pendukung pariwisata lainnya. Sebut saja, hotel, restoran, pusat kesehatan, pusat perbelanjaan, pusat olahraga dan lainnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”105″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Kereta gantung pun, kata Pathul menjadi sebuah keharusan yang akan diwujudkan Pemkab Loteng. Karena, itu menjadi mimpi bersama warga di wilayah utara. Terkait pro dan kontra pembangunan kereta gantung menurut Pathul sebagai hal biasa. a�?Ingat, di beberapa negara maju, mereka memiliki kereta gantung,a�? katanya.

Lebih lanjut, beber Pathul Pemerintah Kota Nantong dan empat investor tersebut, akan melihat langsung lokasi pembangunannya di kebun kopi di Desa Lantan, hingga menuju puncak Gunung Rinjani. Total luas lahan di tempat itu, mencapai 175 hektare (ha).

Jika berbicara potensi, menurut Pathul wilayah utara, tidak kalah dengan wilayah selatan. Tinggal, lanjut Pathul para investor merealisasikan saja investasi. Pemkab pun, siap memberikan kemudahan dalam proses perizinan, tidak akan dipersulit. a�?Kita tunggu, kedatangannya lagi,a�? kata orang nomor dua di Gumi Tatas Tuhu Trasna tersebut.

Selain itu, pihaknya juga menyinggung potensi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika A�di Desa Kuta, Pujut. Hasilnya, lagi-lagi mereka tertarik berinvestasi. Menurut rencana, mereka akan bertemu langsung dengan jajaran Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), guna membicarakan secara detailnya.

a�?Apalagi, kami memiliki panjang pantai mencapai 98 kilometer (km),a�? sambung Kepala Badan Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Loteng H Winarto.

Ia memastikan, Pemerintah Kota Nantong dan para investor, segera berinvestasi. Tinggal menunggu kunjungan berikutnya. a�?Karena memang, kami datang kali ini hanya kunjungan persabatan saja,a�? cetus juru bicara Pemerintah Kota Nantong Jiang Yong Hua.

Selebihnya, terang Jiang Pemerintah dan investor mencari tahu potensi investasi yang dimiliki Loteng. Dari presentasi Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri, kata Jiang Pemerintah dan investor tertarik berinvestasi. Khususnya, menyangkut pembangunan hotel. a�?Kalau lahannya klir, kami siap berinvestasi,a�? katanya.

Sehingga, tambah Jiang jika peluang investasinya menjanjikan kedua belah pihak, maka tidak tutup kemungkinan Pemerintah Nantong, akan membawa para investor lebih banyak lagi. a�?Kunjungan kedua, kami akan melakukan survei dibeberapa tempat, yang dimaksud,a�? katanya.(dss/r2)

Berita Lainnya

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost

Polda NTB Berikan Data Penyidikan ke Bareskrim

Redaksi LombokPost

Waspada Banjir Kiriman!

Redaksi LombokPost

Jangan Larang Anak-Anak Masuk Masjid

Redaksi LombokPost

Dinas Pendidikan Loteng Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost

Sosialisasikan Migrasi Aman Dengan Drama Rudat

Redaksi LombokPost

Sukiman Ungkap Kekecawaan di Hari Pahlawan

Redaksi LombokPost

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post