Lombok Post
Metropolis

Warga Tak Mampu Beli Bendera

BERCAK: Bendera warga di Selagalas Baru sudah lama dan bernoda. Namun setidaknya ini menggambarkan cinta tanah air warga setempat, kemarin (8/8). Fatih/Lombok

MATARAM-Jelang perayaan HUT RI ke-72, semua warga diimbau untuk memasang bendera merah putih, terutama warga yang rumahnya berada di pinggir jalan. Sayangnya, masih banyak warga yang tak mampu memenuhi imbauan dari kelurahan tersebut.

Suhaidi, Kepala lingkungan Selagalas Baru mengaku, sampai saat ini belum mengimbau warganya untuk memasang umbul-umbul dan bendera merah putih. Memang surat imbauan tersebut sudah diterima. Tapi, warga memang tidak mampu membeli bendera. Karena harganya saat ini cukup mahal.

Menurutnya, akan lebih baik surat imbauan itu disertai dengan uang untuk membeli bendera. Pasti semua lingkungan di Selagalas Baru dihiasi bendera merah putih. a�?Jangankan untuk beli bendera, untuk beli kebutuhan sehari-hari saja sulit bagi warga. Apalagi harga bendera tidak murah,a�? kata Suhaidi.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Muzawir, salah satu warga lingkungan Selagalas Baru yang rumahnya berada di pinggir jalan, mengaku belum sempat beli bendera baru. a�?Ada bendera, tapi sudah luntur warnanya,a�? tambahnya.Tamaji, Lurah Selagalas mengatakan, pihaknya sudah memberikan contoh kepada warga untuk memasang umbul-umbul dan bendera merah putih. Bahkan jauh sebelum surat imbauan dari Wali Kota Mataram datang. a�?Memasuki bulan agustus, kita di kelurahan langsung memasang umbul-umbul dan bendera merah putih,a�? klaimnya.

Mengenai masih sepinya kibaran bendera di lingkungan Selagalas Baru, H. Tamaji mengatakan, biasanya warga beramai-ramai memasang bendera pada H-5. a�?Minggu-minggu ini dah mulai,a�? imbuhnya. (cr-tih/r5)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost