Bima - Dompu Headline

Pemkot Bima Sterilkan Pantai Lawata

KOTA BIMAa��Kawasan Pantai Lawata disterilkan dari bangunan liar oleh tim gabungan Sat Pol PP, TNI, dan Polri. Pembersihan kawasan itu untuk menunjang pariwisata.

Sebelum dikosongkan, petugas dari Satpol PP membacakan surat keputusan wali kota. Kemudian surat somasi terhadap Fendi yang dianggap menguasai kawasan tersebut. Usai dibacakan surat tersebut, Asia, istri Fendi, memberikan tanggapan langsung terhadap eksekusi tersebut. Dia mengaku akan menuntut pemerintah kota.

a�?Saya hanya minta gaji suami saya selama 17 tahun menjaga dan mengelola kawasan ini,a�? teriaknya.

Melihat aksi ibu ini, Polwan Polres Bima Kota A�yang hadir di lokasi berusaha menenangkan wanita paruh baya ini. Tapi upaya tersebut tidak dihiraukan istri Fendi tersebut.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”579″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Bukan hanya dia yang beteriak, menantu perempuannya juga ikut bersuara. Apa yang diutarakannya sama seperti yang dikatakan Asia.

Namun petugas Satpol PP tidak menghiraukan aksi ibu dan menantu tersebut. Mereka langsung masuk ke bangunan yang ditempai Fendi. Satpol PP mengeluarkan paksa A�semua barang.

Saat barang diangkut ke atas truk, anak A�laki-lakinya, Fandi meminta negosiasi. Tapi upaya itu kembali pupus, petugas terus mengakut.

Karena tidak dihiraukan, dia berusaha menahan dengan menurunkan barang. Usaha perlawanan tersebut ternyata mendapat dukungan.

Fandi yang saat itu sempat emosi, mengeluarkan sebilah parang. Aksi Fandi ini langsung digagalkan personel polisi.

Sempat terjadi aksi saling dorong antara petugas dan Fandi. Karena Fandi terus mengamuk, akhirnya petugas lain berdatangan untuk menenangkan mantan petinju ini.

Setelah bangunaan tersebut benar-benar kosong, excavator langsung menghancurkan bangunan tersebut. Bukan hanya itu, beberapa bangunan lain juga dihancurkan.

Setelah membereskan bagian timur, petugas Satpol PP membersekan lapak dan bangunan liar di barat kawasan tersebut.

Sekretaris Satpol PP Kota Bima Syarif Rustaman mengatakan, setelah dilakukan penutupan akan dilakukan penjagaan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kemunculkan kembali bangunan liar.

a�?Kawasan akan dijaga personel Satpol PP, TNI dan Polri,a�? katanya. (nk/r4)

Related posts

Najmul Akhyar Lantik 12 Kepala SKPD

Redaksi Lombok Post

Pemeran TTG 2017, Mataram dan Sumbawa Mendominasi

Redaksi Lombok Post

Loteng Darurat Kekeringan

Redaksi Lombok Post