Headline Sumbawa

Warga Korban Banjir Sumbawa Tagih Janji Pemerintah

SUMBAWA–Ratusan warga Kapas Sari, Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa A�melakukan A�demonstrasi di Kantor Bupati Sumbawa, Senin (21/8). Mereka menagih janji pemerintah soal kepemilikan rumah korban banjir di desa mereka.

Massa mendatangi kantor bupati menggunakan sejumlah truk dan mobil pikap. Sepanjang jalan, massa berorasi, menagih janji pemerintah sejakA� tahun 2013 silam. Aksi ini mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian.

Koordinator aksi M Rony Pasarani mendesak A�pemerintah segera menyelesaikan relokasi korban banjir bandang. Pemerintah juga diminta menuntaskan status kepemilikan rumah dan tanah yang dijanjikan sebelumnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”87″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?a��Kami datang menagih janji. Setelah lima tahun menempati rumah dan tanah menjadi hak milik. Kenapa janji itu belum direalisasikan,a��a�� kata Rony.

Dia mendesak pemerintah memenuhi komitmen yang dibuat 2013A�lalu. Karena hingga saat ini janji itu belum diwujudkan.

Massa aksi juga mendesak pemerintah segera menyelesaikan proses pemutihan lahan yang kini mereka tempati. Karena sampai saat ini prosesnya masih di Bagian Pertanahan Setda Sumbawa.

a�?a��Kami minta untuk bertemu langsung dengan bupati dan wakil bupati Sumbawa, membicarakan persoalan ini,a��a�� katanya.

Bupati Sumbawa HM Husni Djibril langsung menemui massa aksi. Bupati mengatakan, A�pemerintah memiliki kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.

Sebagai pimpinan daerah, bupati menegaskan A�dia bertanggungjawab atas masalah tersebut. Sebelum menemui massa aksi, bupati telah membahas persoalan itu bersama sekda, asisten dan sejumlah pejabat A�terkait.

a�?a��Saya akan menyelesaikan persoalan ini. Berikan kami waktu untuk menelusuri masalah ini,a��a�� kata bupati. Mendengar pernyataan langsung dari bupati, massa pun membubarkan diri dengan tertib. (run/r4)

 

Related posts

Warga Banjar Tolak SUTET

Redaksi Lombok Post

Sekda : PNS Loteng Bebas dari HTI

Redaksi Lombok Post

Assat Mundur, Bupati Mutasi Pejabat

Iklan Lombok Post