Lombok Post
Metropolis

Papan Nama Jalan Diperbanyak

Kondisi jalanan Kota Tua Ampenan, Kota Mataram, kemarin (23/7). Kota tua Aempenan akan segera direvitalisasi oleh Pemerintah Kota Mataram.

MATARAM– Dinas Perhubungan Kota Mataram berencana menambah lagi papan nama jalan di sejumlah titik. Hal ini dilakukan sebagai petunjuk bagi para pengendara kendaraan bermotor maupun pejalan kaki.

a�?Papan nama jalan akan terus ditambah,a�? jelas Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram H Khalid.

Sejauh ini papan nama jalan dipasang di 230 titik. Total sudah 60 persen jalan dipasangi papan nama. Diharapkan dalam waktu dekat, seluruh jalan di Kota Mataram telah terpasang papan nama.

Berbeda dengan papan nama jalan, pemasangan rambu jalan sudah mencapai 100 persen. Menurut Khalid, sejauh ini sebanyak 192 unit rambu jalan sudah dipasang. Rambu ini berupa rambu peringatan, rambu larangan, rambu perintah, rambu penunju, rambu tambahan, dan rambu nomor rute.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Untuk rambu jalan di Kota Mataram telah 100 persen, itu kami lengkapi sejak beberapa saat lalu,a�? ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Keselamatan Pengendalian Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Mataram Mahfuddin Noor mengatakan, penulisan papan nama jalan menggunakan Bahasa Indonesia, Arab Melayu dan Sansekerta. Banyak titik jalan sudah dipasang nama. Beberapa jalan baru segera dipasang papan nama jalan. Salah satunya di jalan lingkar selatan yang diberi nama Jalan TGH M Ruslan.

a�?Nanti akan ada nama jalan baru yang akan kita pasangkan di rambu jalan di Kota Mataram, seperti TGH M Ruslan satu dan TGH M Ruslan dua. Selain itu, nantinya akan ada nama jalan baru di wilayah Kebon Talo, yakni jalan TGH Ahyar Abduh,a�? tutur Fudin.

Fudin menjelaskan untuk pemberian nama jalan, tidak harus untuk orang yang sudah meninggal. Tapi, dilihat dari jasa-jasa yang telah diberikannya pada pembangunan Kota Mataram.

a�?Bahkan, warga juga bisa mengusulkan nama dari lingkungan seperti lurah, nantinya kami akan koordinasi dan akan mencoba menyesuaikan,a�? tandasnya.A� (cr-tea/r3)

Berita Lainnya

Kekayaan Tersembunyi Pantai Penghulu Agung Ampenan

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Jalan di Tempat

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost