Lombok Post
Headline Metropolis

Awas Banyak Penipu! Jamaah Haji Harus Hati-hati

MATARAM-Jelang puncak ibadah haji 31 Agustus mendatang, sekitar 4.493 orang jamaah haji asal NTB sudah berada di Arab Saudi. Mereka telah bergabung dengan jutaan jamaah lain dari berbagai negara.

a�?Karena saat ini Masjidil Haram semakin padat, maka kami mengimbau para jamaah haji untuk lebih berhati-hati,a�? kata Plh Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah, Kementerian Agama (Kemenag) NTB H Sirojuddin, kemarin.

Ia mengatakan, yang paling rawan adalah penipuan yang kerap terjadi di sekitar masjid. a�?Ada yang mengaku menjadi petugas terus dia ingin membantu, tetapi dia justru menipu jamaah kita,a�? katanya Sirojuddin.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Modus penipuan semacam itu kerap akan dihadapi para jamaah haji. Sehingga perlu kewaspadaan dan tetap mengikuti bimbingan dari petugas haji. Dari kasus yang pernah terjadi, kebanyakan para pelaku adalah oknum. Mereka juga ada yang dari Indonesia.

Modusnya, mereka menghampiri jamaah haji dan mengaku sebagai petugas dan ingin membantu. Karena bertemu sesama saudara dari Indonesia, biasanya jamaah tergiur karena merasa senang ada orang sebangsa yang bisa membantu perjalanan hajinya.

a�?Ada jamaah haji di beberapa embarkasi dia minta membawakan tasnya, menyerahkan gelang tetapi dia malah menghilang,a�? ujarnya.

Kasus seperti itu menurut Sirojuddin kerap terjadi dari tahun ke tahun. Karena itu akan lebih baik jika para jamaah tetap mengikuti arahan petugas yang mendampingi. Sehingga aman dari aksi-aksi penipuanA� yang mungkin menimpa mereka.

Selain itu, jelang menghadapi puncak pelaksanaan haji di Mina dan Arafah, ia juga meminta kepada seluruh jamaah untuk memperbanyak istirahat, memperbanyak minum. Karena di sana sedang panas dengan cuaca mencapai 48 derajat celcius. Sehingga untuk menghadapi puncak ibadah haji, jamaah harus benar-benar dalam kondisi tubuh yang sehat dan fit. a�?Jamaah harus benar-benar prima,a�? katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenag NTB H Nasruddin menyebutkan, semua jamaah haji asal NTB sudah diberangkatkan. Tapi dari kuota semula 4.514 orang, 18A� orang batal berangkat. Dari jumlah itu, 12 orang batal berangkat karena sakit, batal karena hamil satu orang, meninggal tiga orang dan belum mendapatakan visa sebanyak dua orang.

Sehingga total jamaah yang berangkat sebanyak 4.496 orang, tapi dalam berita terakhirA� tiga orang jamaah haji asal NTB meninggal di Arab Saudi. (ili/r5)

 

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost