Lombok Post
Metropolis

Pemkot Mataram Bakal Terapkan Transaksi Nontunai

KARTU: Seorang warga menunjukkan beberapa kartu ATM yang tersimpan dalam dompetnya, kemarin (27/8). IVAN/LOMBOK POST

MATARAM-Pemkot Mataram mulai menerapkan transaksi keuangan nontunai. Secara bertahap, sistem tersebut akan diberlakukan dalam waktu dekat pada seluruh perangkat di Pemkot Mataram. Bahkan peraturan Wali Kota Mataram mengenai transaksi nontunai, sedang dalam tahap revisi.

Kepala Badan Keuangan (BKD) Kota Mataram M Syakirin Hukmi beberapa hari lalu mengatakan, kebijakan ini menindaklanjuti surat edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 910/1867/SJ mengenai Implementasi Transaksi Non Tunai pada pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Ia mengatakan penerapan transaksi nontunai pada ASN di Kota Mataram akan dilakukan secara bertahap.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Pemkot siap menerapkan transaksi nontunai,a�? kata Syakirin beberapa hari lalu.

Disebutkan, transaksi nontunai akan menghindari tindakan-tindakan yang tidak semestinya, seperti penyalahgunaan dana. Bahkan dapat mengurangi risiko keamanan pada saat bendahara mengambil uang di bank.

a�?Kami harapkan semua transaksi bisa secara nontunai,a�? terangnya.

Penerapan transaksi nontunai juga dinilai dapat mempermudah kontrol pengeluaran dari para ASN. Selain itu transaksi nontunai akan mempermudah pencatatan nilai transaksi dan kelengkapan administrasi di sistem online banking.

a�?Sekarang peraturan wali kotanya sudah dibuat, tinggal diperbaiki saja yang telah di revisi oleh sekda. Ini nantinya akan jadi payung hukum di trasaksi nontunai,a�? jelasnya.

Kedepannya semua staf di Pemkot Mataram akan menerapkan transaksi nontunai. Bahkan termasuk para pekerja kebersihan yang dikenal dengan sebutan pasukan kuning. (cr-tea/r3)

 

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost