Lombok Post
Headline Tanjung

Hati-Hati, Hewan Kurban Ada yang Sakit Mata Lho!

PERIKSA: Salah seorang dokter hewan dari DKPP mengecek kesehatan kambing kurban di salah satu pedagang di Kecamatan Pemenang, kemarin (28/8). PUJO/LOMBOK POST

TANJUNG– Jelang hari raya Idul Adha 1 September, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Lombok Utara melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban. Pemeriksaan ini dilakukan di sejumlah pedagang hewan kurban di wilayah Kecamatan Pemenang, kemarin (28/8).

Pantauan koran ini, DKPP Lombok Utara bersama UPTD dan dokter hewan bergerak menyisir satu per satu penjual hewan kurban yang berada di Dusun Terengan, Desa Pemenang Timur.

a�?Untuk hari ini (kemarin, Red) kita di Pemenang. Nanti seluruh UPTD yang ada di kecamatan juga bergerak,a�? ujar Kasi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DKPP Lombok Utara Syaiful Rahim di sela-sela melakukan pengecekan kesehatan hewan.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”94″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Menurutnya, pengecekan kesehatan yang dilakukan berupa pemeriksaan luar tubuh hewan kurban. Karena umumnya, jika hewan kurban kondisi luar tubuhnya sehat maka kesehatan tubuh bagian dalam juga bagus.

Dari pemeriksaan hewan kurban tersebut, beberapa hewan yang dijual pedagang ada yang menderita sakit mata. Penyakit ini umum ditemukan pada hewan kurban seperti kambing. Dengan temuan ini, DKPP pun langsung memberikan obat sakit mata. Petugas meminta pedagang menjual hewan tersebut jika kondisinya sudah sehat.

a�?Masih ada empat hari untuk diobati, ini bisa sembuh kalau rutin diobati,a�? katanya.

Ditambahkan Syaiful, jika penyakit mata ini tidak bisa sembuh dan hewan kurban yang menderita penyaki mata terpaksa dijual, maka kepalanya tidak boleh dikonsumsi. a�?Selain di penjual, nanti pada hari H (1/9) kita juga pantau penyembelihan di titik-titik tertentu,a�? katanya.

Sementara itu, salah seorang penjual hewan kurban Ahmadi mengungkapkan, saat ini penjualan hewan kurban masih belum ada peningkatan. a�?Nanti sehari sebelum hari H baru ramai yang beli,a�? ungkapnya.

Ahmadi mematok harga hewan kurban khususnya kambing dari Rp 1,5 juta hingga Rp 3 juta. (puj/r7)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost