Lombok Post
Headline Tanjung

5.128 Rumah di KLU Tidak Layak Huni

SOSIALISASI: Ratusan warga penerima bantuan RTLH saat mengikuti sosialisasi yang digelar Pemkab Lombok Utara, Kamis (31/8). PUJO/LOMBOK POST

TANJUNG-Program rumah tidak layak huni (RTLH) akhirnya dimasukkan dalam APBDP 2017. Untuk itu, Pemkab Lombok Utara pun mulai menyosialisasikan program ini kepada penerima bantuan.

Bupati lombok Utara Najmul Akhyar didampingi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hadari melakukan sosialisasi RTLH di Gedung Serbaguna Gondang, Kamis (31/08). Sosialisasi ini dihadiri 530 warga penerima bantuan.

Di depan penerima bantuan, Najmul mengungkapkan, pemerintah secara berkesinambungan akan terus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Salah satunya dengan program RTLH ini.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”94″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Bupati mengatakan, saat ini di Lombok Utara masih punya 5.128 RTLH yang harus diperbaiki. Untuk itu, pemkab tidak akan tinggal diam dan terus berikhtiar dan berusaha agar kedepannya semua lapisan masyarakat dapat memiliki rumah yang sesuai dengan standar kehidupannya.

a�?Bantuan untuk 530 orang ini salah satu usaha pemerintah menyejahterakan masyarakat. Harapan kami ke depan tidak ada lagi warga yang menempati rumah tidak layak huni,a�? ujarnya.

Menurut Najmul, program rehabilitasi RTLH ini sesuai dengan visi dan misi pemerintah bahwa pemerataan pembangunan akan terus dilakukanA� di Lombok Utara. Ini demi kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.

Ditambahkan, telah banyak program pemerintah yang dilakukan dalam tahun ini untuk kesejahteraan masyarakat. Baik dalam bidang pendidikan dan kesehatan serta bidang-bidang lainnya.

a�?Untuk rumah yang belum tersentuh program RTLH ini akan kita sasar dengan program JUBAH (Jumat Bedah Rumah). Ini dilakukan dalam upaya menunjang dan membantu kesulitan masyarakat yang benar-benar tidak mampu dan tidak memiliki rumah layak huni,a�? pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos, Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lombok Utara Hadari mengungkapkan, program RTLH ini akan dilaksanakan di 17 desa yang tersebar di lima kecamatan.

a�?Harapan kami kedepannya warga bisa memiliki rumahA� yang layak huni dan sesuai dengan apa yang diharapkan,a�? katanya.

Ditambahkan Hadari, sosialisasi bansos RTLH ini selain dihadiri 530 penerima bantuan juga disaksikan kadus dan kades. Dengan harapan masyarakat lainnya bisa ikut membantu secara gotong royong pemugaran RTLH yang ada di daerahnya.

a�?Harapan kami, dengan program ini maka akan dapat terus meningkatkan sifat gotong royong di masyarakat guna menunjang kelancaran pelaksanaan pembangunan rehabilitasi rumah tidak layak huniA� di lapangan,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Berita Lainnya

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost