Lombok Post
Kriminal

Pelajar Ikut Jambret, Ditangkap Nangis

DITANGKAP: MF (tengah) sesaat setelah ditangkap tim buser Polres Mataram usai menjambret bersama temannya, di Jalan Majapahit, Kota Mataram, Kamis (31/8) lalu. DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM-Remaja berusia 17 tahun dengan inisial MF ditangkap polisi. Pelajar asal Lingkungan Pagutan ini diduga telah melakukan penjambretan di BTN Kekalik, Kota Mataram, Kamis (31/8).

Menurut keterangan polisi, aksi MF tidak dilakukan sendiri. Saat itu, pelaku tengah berkendara dengan temannya, dengan inisial IA. Ketika melintas di Jalan Majapahit, Kota Mataram, IA melihat korban yang menaruh tas kecil di kantong sepeda motornya.

Timbul niat jahat dari IA. Dia kemudian mengajak MF yang berperan sebagai joki motor, untuk mengambil tas tersebut. Bukannya menolak, MF malah menuruti permintaan temannya. Dengan cepat dia memepet korban dan IA menjalankan perannya dengan merampas tas tersebut.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Korban yang tasnya diambil, tidak berdiam diri. Dia meneriaki MF dan IA sebagai maling. Korban juga sempat mengikuti arah kabur kedua remaja ini.

Karena dikejar korban, membuat MF panik. Dia tidak bisa memikirkan arah kaburnya. Hingga sekitar pukul 19.30 Wita, MF malah kabur ke arah gang buntu di Jalan Serayu II, BTN Kekalik. Di tempat inilah MF ditangkap. Sementara rekannya, yakni IA, memilih kabur dengan meninggalkan hasil jambretnya.

a�?Awalnya diamankan warga, kemudian petugas piket menuju ke TKP untuk membawa pelaku ke Polres Mataram,a�? kata Kasubbag Humas Polres Mataram AKP Arnawa, Kamis (31/8).

Mengenai AI, kata Arnawa, yang bersangkutan berhasil kabur dengan melompati bolongan tembok yang ada di gang tersebut. Meski demikian, polisi telah mengantongi identitas AI.

a�?Masih buron, tapi sudah kita kantongi identitasnya,a�? ujarnya.

Karena masuk dalam kategori anak, maka MF akan ditangani unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polres Mataram.

Sementara itu, sesaat setelah berada di Polres Mataram, MF sempat menangis karena ditangkap polisi. Kepada petugas, MF mengaku jika aksi jambret tersebut atas inisiatif IA yang kini masih buron.

a�?Saya diajak saja, karena memang saya yang di bawa motor,a�? aku dia.

MF sempat menyesal karena menuruti permintaan IA. Apalagi temannya tersebut malah meninggalkannya seorang diri, sesaat sebelum ia ditangkap warga.

a�?Nyesal saya ikuti dia,a�? kata MF.(dit/r2)

Berita Lainnya

Tilang Menurun, Laka Lantas Meningkat

Redaksi LombokPost

Rekanan Kembalikan Kerugian Negara

Redaksi LombokPost

Saksi Beberkan Percakapan Muhir

Redaksi LombokPost

Jaksa Siap Eksekusi Baiq Nuril

Redaksi LombokPost

Dana BOS Dipakai Untuk Beli Motor

Redaksi LombokPost

Musim Hujan Tiba, 122 Polisi Siaga

Redaksi LombokPost

Bukti Kejahatan 2018 Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Baiq Nuril Siap Ajukan PK

Redaksi LombokPost

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost