Lombok Post
Kriminal

Diamuk Warga, Terduga Curanmor Meninggal

mayat

MATARAM-Terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang diamuk massa, di Kekalik, Kecamatan Sekarbela, menghembuskan nafas terakhirnya, kemarin (11/9). Kondisi korban yang kritis akibat sejumlah hantaman benda tumpul, membuat dokter tak mampu menolongnya.

a�?Iya sudah meninggal tadi malam, sekitar pukul 02.00 Wita,a�? kata Kapolres Mataram AKBP Muhammad, kemarin (11/9).

Kapolres mengatakan, pihaknya sudah mengetahui identitas terduga pelaku yang meninggal dunia tersebut, yakni Sahlan, 23 tahun, asal Desa Bangket Parak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Dia diketahui mencoba melakukan curanmor bersama satu rekannya, yang kini masih buron.

a�?Rekannya ini masih kita kejar,a�? ujarnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Sebelumnya, Sahlan diduga akan mengambil motor jenis Yamaha Byson milik Bripka Ferip Zulfarda, 34 tahun, Minggu (10/9). Motor tersebut diparkir di belakang konter handphone miliknya, Jalan Swadaya, Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela.

Sekitar pukul 22.00 wita, tiba-tiba korban melihat pelaku membawa motornya lewat di depan konter. Kontan saja, korban langsung berteriak maling kepada pelaku. Teriakan korban membuat panik dan membuat pelaku terjatuh.

Bukan itu saja, salah seorang warga, yakni Suhaimi, yang hendak membawa beras ke TKP, juga mendengar teriakan tersebut. Dia lantas berupaya menangkap pelaku yang terjatuh.

Pelaku yang melihat kedatangan Suhaimi berusaha melarikan diri. Dalam upayanya, pelaku sempat mengeluarkan senjata tajam jenis golok. Senjata itu ia sabetkan ke arah perut kiri Suhaimi.

Perbuatan pelaku yang melukai Suhaimi, semakin memancing amarah warga. Mereka berkumpul dan mengepung pelaku. Kemarahan warga memuncak dengan memberikan terduga pelaku pukulan.

Akibat pukulan warga, terduga pelaku menderita luka di bagian kepala. Di leher korban juga terlihat luka sobek, diduga akibat hantaman bambu dari warga. Dalam peristiwa tersebut, polisi berhasil mengamankan satu senjata tajam jenis parang, kunci T, dan satu unit handphone.(dit/r2)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost