Lombok Post
Metropolis

Qurais Kutuk Penembakan Polisi

JENGUK: Wakil Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin dan Ketua TP PKK Kota Bima Hj Yani Marlina HM Qurais saat menjenguk anggota kepolisian korban penembakan di RSUD Bima, kemarin. Niko/Radar Tambora

KOTA BIMA-Wali Kota Bima HM Qurais H Abidin mengutuk pelaku penembakan dua anggota Polres Bima Kota. Dia meminta warga memberikan informasi pada pihak berwajib, tidak menyembunyikan pelaku.

a�?Pemerintah dan masyarakat Kota Bima mengutuk keras aksi penembakan anggota Polisi hari ini di wilayah Kota Bima,a�? tegasnya pada Radar Tambora, kemarin.

Dia telah meminta Wakil Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin dan Ketua TP PKK Hj Yani Marlina HM Qurais menjenguk korban di RSUD Bima. Termasuk meminta jajaran Pemkot Bima memberikan dukungan moril dan meterial pada korban.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Warga kita minta tidak panik. Saat ini pihak kepolisian sedang mencari pelaku penembakan tersebut. Menindaklanjuti arahan wali kota, HA Rahman H Abidin bersama Hj Yani Marlina dan Plt Sekda Dr Ir H Syamsudin MS menjenguk korban di RSUD Bima. Dia meminta korban untuk bersabar.

a�?Ini musibah bagi kita semua. Bila kita mampu melewati ujian ini pasti kebaikan akan didapat,a�? kata HA Rahman.

Informasi dihimpun Radar Tambora, kemarin sekitar pukul 07.00 Wita terjadi penembakan dua anggota Polres Kota Bima. Penembakkan itu dilakukan orang tidak dikenal.

Korbannya adalah Bripka Jainal Abidin, anggota Sat Sabhara Polres Bima Kota. Kemudian Bripka Gafur anggota Polsek Langgudu, Polres Bima Kota.

Saat kejadian Bripka Jainal Abidin mengantar anaknya ke SDN 10 Kota Bima Kelurahan Penatoi. Kemudian kembali ke rumahnya di BTN Sadia Kelurahan Sadia. Di jalan Gatot Subroto, tepatnya A�depan SMKN 2 kota, Jainal Abidin ditembak dari belakang. Penembakan itu dilakukan dua orang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor.

Akibatnya, Jainal Abidin mengalami luka tembak di bagian bahu kanan belakang. Peluru masih bersarang di bahunya.

Hampir sama dengan Jainal Abidin, Bripka Gafur ditembak sekitar pukul 07.15 Wita, usai mengantar anak di SMPN 8 Kota Bima.

Usai mengantar anaknya di Kelurahan Penoti, tidak jauh dari lokasi dua OTK menembaknya dari arah samping kanan. Peluru bersarang pada pinggang kanan korban. (nk/LPG/r8/adv)

Berita Lainnya

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Dapil Satu-Dua Milik Kepala Garuda

320 Jamaah Belum Lunasi BPIH

Korban Gempa Tarawih di Masjid Darurat

Caleg Gagal Malas Hadiri Rapat Paripurna

Pansus DPRD Terima LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2018

Perjuangan Para Pahlawan Demokrasi Mewujudkan Pemilu Jujur dan Adil

Restoran Siap Saji Dapat Toleransi