Lombok Post
Headline Kriminal

PNS Pemkab Bima Diperiksa Terkait Kasus Pengadaan Bibit Bawang

BAWANG MERAH: Komoditas pertanian bawang merah, menjadi salah satu unggulan komoditi di wilayah NTB. Untuk menggenjot kebutuhan nasional, pemerintah pusat menggelontorkan dana ratusan miliar ke Pemkab Bima untuk pengadaan bibit bawang merah. Sayangnya, dalam proyek bantuan tersebut terindikasi terjadi tindak pidana korupsi. SIRTU/LOMBOK POST

MATARAM-Polda NTB kembali mendalami dugaan korupsi pengadaan bibit bawang tahun 2016 di Kabupaten Bima. Kemarin (12/9), mereka melakukan klarifikasi terhadap dua orang staf dari Dinas Pertanian (Distan) Pemkab Bima.

Pemeriksaan terhadap keduanya dilakukan di ruang Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB, hingga pukul 17.30 Wita. Penyidik menanyakan sejumlah hal terkait proyek senilai Rp 124 miliar ini.

Usai pemeriksaan, salah seorang terperiksa mengaku jika kedatangannya terkait proyek bawang di Bima. Hanya saja, saat ditanyakan mengenai nama dan jabatannya, yang bersangkutan menolak untuk memberitahu. a�?Iya dari (Dinas) Pertanian Bima, soal bawang,a�? kata dia.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Disinggung mengenai pemeriksaan tersebut, dia mengatakan, penyidik hanya menanyakan terkait tugas dan fungsinya saat proyek di gulirkan. a�?Saya di lapangan. Cuma ditanyai soal itu saja,a�? ujarnya.

Dalam kedatangannya, kedua staf ini membawa sejumlah dokumen terkait pengadaan proyek tersebut. Salah satunya mengenai kontrak kerja antara Pemkab Bima dengan pemenang tender.

Sementara itu, Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB AKBP Bagus S Wibowo mengatakan, penyidik masih berupaya mengumpulkan sejumlah keterangan untuk kasus ini. a�?Masih minta keterangan, belum ada perkembangan,a�? kata dia.

Diketahui, A�penyidik telah melakukan pemanggilan dan klarifikasi terhadap salah satu pejabat di Dinas Pertanian (Distan) Pemkab Bima dan pemenang lelang. Mereka ditanyai seputar proyek yang juga menjadi bidikan Komis Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pengadaan bibit bawang di Kabupaten Bima berasal dari APBN 2016. Nilai yang digelontorkan pemerintah pusat untuk proyek ini cukup fantastis, mencapai Rp 124 miliar. Jumlah tersebut meningkat enam kali lipat dari alokasi pada tahun 2015, yang hanya sebesar Rp 18 miliar.

Angka ratusan miliar tersebut, tidak saja dikhususkan untuk pengadaan bibit bawang. Pemerintah jugamengalokasikannya untuk pembangunan gudang penyimpanan bawang dengan kapasitas 1000 ton, pupuk organik, dan fungisida. (dit/r2)

Berita Lainnya

Tilang Menurun, Laka Lantas Meningkat

Redaksi LombokPost

Rekanan Kembalikan Kerugian Negara

Redaksi LombokPost

Saksi Beberkan Percakapan Muhir

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost