Lombok Post
Headline Metropolis

Luas Lahan Tembakau Dipertahankan, Varietasnya Diperbaiki

PANEN: Salah seorang petani di Desa Pijot, Kecamatan Keruak, Lombok Timur sedang memetik daun tembakau yang sudah menguning, Beberapa waktu lalu. IVAN/LOMBOK POST

MATARAM-Tembakau merupakan kekuatan Provinsi NTB. Kualitas tembakau virginianya sangat luar biasa. Potensi itu harus dikelola secara maksimal agar bisa mendongkrak kesejahteraan petani. Tapi kenyataannya petani tembakau kerap kelimpungan karena tembakau mereka tidak terserap industri.

Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian Ir Bambang mengatakan, pemerintah ingin memasilitasi kemitraan antara petani tembakau dengan pelaku industri. Diharapkan semua petani masuk sebagai mitra perusahaan. Dengan demikian petani memiliki kepastian pasar. Standar berproduksi terukur, kualitas tembakau juga sesuai standar yang diinginkan industri. Perusahaan bisa menghargai dengan harga yang layak bagi petani.A� a�?Sehingga kesejahteraan petani bisa kita tingkatkan,a�? harap Bambang, saat menghadiri rapat koordinasi pembangunan perkebunan NTB, di Hotel Lombok Raya, kemarin (13/9).

Untuk pengembangan tembakau, pemerintah pusat tidak menargetkan penambahan lahan. Paling tidak, luas lahan saat ini bisa dipertahankan dan memberikan manfaat bagi petani. a�?Luas lahan yang ada kita pertahankan, varietasnya kita perbaiki,a�? ujarnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Ia menekankan, setiap petani tembakau di Indonesia harus digandeng industri. Sehingga tidak ada alasan produksi tembakau petani ditolak. Sebab dengan pola kemitraan, petani akan memproduksi dengan standar yang ditetapkan perusahaan. a�?Petani betul-betul dibimbing perusahaan untuk memproduksi sesuai standar industri itu,a�? terangnya.

Bambang mengatakan, potensi-potensi yang dimiliki NTB masih perlu ditingkatkan lagi. Seperti tebu digarap oleh PT Sukses Mantap Sejahtera (SMS) di Dompu. Diharapkan satu dua tahun ke depan NTB bisa swasembada gula. Dengan adanya pabrik itu, petani-petani yang ada di sekitar diharapkan bisa lebih sejahtera. Mereka diharapkan bisa ikut berpartisipasi melalui pengembangan program tebu rakyat. a�?Kita minta pak gubernur untuk memasilitasi kecukupan lahan intinya, supaya perusahaan bisa operasional dengan maksimal,a�? kata Bambang.

Bambang mengaku sudah meminta kepada wakil gubernur untuk memasilitasi kebutuhan lahan PT SMS. Tapi selain itu, ia juga menekankan agar perusahaan benar-benar serius dan konsisten dalam produksi gulanya. Dengan sinergi antara petani, perusahaan dan pemerintah daerah, maka ia optimis NTB bisa swasembada gula. a�?Direktorat Perkebunan akan memberikan dukungan sarana prasarana untuk pengembangan tebu rakyat,a�? janji pria berkumis itu.

Ia menyebutkan, kebutuhan gula untuk rumah tanggaA� di NTB mencapaiA� 37.780 ton. Sementara produksi PT SMS tahun 2016A� 2.913 ton. Sehingga kekurangan produksi di Provinsi NTB sebesar 34.867 ton.

Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin mengatakan, pemprov akan berupaya membantu agar kekurangan lahan PT SMS bisa diatasi. Awalnya luas lahan yang diharapkan sekitar 20 ribu hektare dengan produksi 5 ton per hari. a�?Pemerintah daerah setempat harus benar-benar proaktif untuk mengedukasi masyarakat di situ,a�? ujarnya.

Menurutnya, PT SMS merupakan industri padat modal yang harus dimanfaatkan warga. Total nilai investasi mereka mencapai Rp 1 triliun. “Mereka menyerap banyak tenaga kerja,” pungkasnya. (ili/r7)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost