Lombok Post
Headline Sumbawa

Pelapor dan Pegawai BPSDA-WS Diklarifikasi

KLARIFIKASI : Salah seorang pelapor (membelakangi) saat diklarifikasi oleh Kejaksaan Negeri Sumbawa RANDY/RADAR SUMBAWA

SUMBAWA-–Kejaksaan Negeri Sumbawa mulai A�menyelidiki kasus dugaan mark-up honor petugas Balai Pengelola Sumber Daya Air Wilayah Sumbawa (BPSDA-WS). Kemarin (13/9), kejaksaan memanggil pelapor dan pegawai BPSDA-WS untuk diklarifikasi.

Pelapor, Kusnaini ditemui usai dipanggil jaksa mengatakan, laporan ini sebagai bentuk komitmennya ikut memberantas A�korupsi. Sebelumnya dia sering mendapat keluhan dari A�petani pengguna air. Terutama, mereka di wilayah Kecamatan Moyo Utara.

a�?a��Selama ada saluran irigasi, mereka tidak pernah menikmati air itu,a�? ujar Kusnaini kepada Radar Sumbawa (Lombok Post Group), kemarin.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”87″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Setelah ditelusuri, ternyata akar persoalannya pada saluran air. Ditemukan banyak sedimentasi dan tumbuhan liar yang menutup saluran air. Sehingga praktis air tidak mengalir dengan lancar.

Selain itu, kata dia, ada pengaduan dari sejumlah kelompok petani. Sehingga ditemukan data dugaan korupsi pada BPSDA-WS tahun 2013-2014. Dalam pagu anggaran tercatat sejumlah nama sebagai pekerja. Padahal sebenarnya mereka tidak pernah A�dilibatkan.

a�?a��Pencatatan itu diduga fiktif. Kemudian di anggaran BPSDA-WS pada 2013-2014 A�ditemukan ada kegiatan yang diduga tidak dikerjakan,a��a�� bebernya.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sumbawa Erwin Indrapraja dikonfirmasi secara terpisah mengaku memanggil dua orang pelapor dan tiga orang pegawai BPSDA-WS. Mereka dipanggil untuk klarifikasi kasus tersebut.

Diduga terjadi mark-up honor petugas pembersih jaringan irigasi milik BPSDA-WS. HonorA�yang diberikan kepada para petugas berbeda-beda. Adapun total anggaran dalam proyek ini menurut laporan sekitar Rp 7 miliar. Selain dugaan mark-upA�honor petugas pembersihan, tidak menutup kemungkinan adanya dugaan penyimpangan dalam pembangunan jaringan irigasi tersebut.A�(run/r4)

 

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost