Lombok Post
Metropolis

Relokasi PKL Ampenan Harus Tuntas Bulan Ini

RAMAI PENGUNJUNG: Ramainya pantai Ampenan, terutama pada sore hari, mendatangkan berkah tersendiri bagi para PKL. Barang dagangan mereka menjadi laris manis. IVAN/LOMBOK POST

MATARAM-Niat Pemerintah Kota Mataram merelokasi para Pedagang Kaki Lima (PKL) di eks Pelabuhan Ampenan terus tertunda. Kondisi ini membuat beberapa Anggota DPRD Kota Mataram gerah. Mereka meminta Pemkot Mataram bergerak cepat.

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Mataram Ismul Hidayat mengatakan, kinerja dinas yang mengurus revitalisasi PKL di tempat itu patut dipertanyakan. a�?Tentunya, ini menggambarkan persiapan dinas terkait untuk merelokasi PKL di sana, kurang matang,a�? kritik Ismul.

Menurutnya, relokasi harus cepat dilakukan agar persoalan di tempat itu tidak semakin parah. Apalagi, para PKL di sana sudah sepakat untuk direlokasi. a�?Lalu yang ditunggu apa?a�? cetusnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Pihaknya hanya berharap agar relokasi dilakukan secara baik-baik. Dan kalau bisa, jangan sampai mengganggu waktu berjualan para PKL.

Terpisah, Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengatakan, proses relokasi PKL di eks Pelabuhan Ampenan mengalami penundaan karena adanya beberapa kegiatan yang sebelumnya berpusat di tempat tersebut. a�?Intinya sudah tidak ada masalah. Pembiayaan sudah ada, perencanaan juga sudah matang, Sosialisasinya juga sudah dilaksanakan,a�? kata Mohan.

a�?Tidak ada masalah kok. Sebenarnya, kita juga sedang dikejar-kejar waktu untuk melakukan (relokasi),a�? jelasnya.

Mohan menegaskan tidak ada kata molor lagi. Bahkan proses pemindahan PKL itu harus selesai bulan ini. (cr-tea/r5)

 

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost