Lombok Post
Giri Menang Headline

Zaitun Kunci Dukungan PPP

TERIMA SK: Bupati Lobar H Fauzan Khalid (tengah) didampingi Ketua DPRD Lobar Hj Sumiatun (kiri) menerima SK DPP PPP untuk Penetapan Cabup dan Cawabup Lobar 2018 di Kantor DPC PPP Lobar, kemarin (13/9). DEWI/LOMBOK POST

GIRI MENANG-H Fauzan Khalid dan Hj Sumiatun (paket Zaitun) yang digadang-gadang akan berpasangan di Pilkada Lobar 2018 terus bergerak mencari dukungan berbagai partai. Satu per satu dukungan pun mereka terima.

Terakhir, dua pejabat tertinggi di Lobar itu mengunci dukungan dari PPP. Kemarin, Zaitun bahkan sudah menerima Surat Keputusan (SK) dari DPP PPP.

SK DPP PPP bernomor 184/SK/DPP/C/VIII/2017, diserahkan langsung oleh Ketua DPC PPP Lobar H Ruslan di Kantor DPC PPP Lobar, kemarin (13/9). a�?Kami (PPP) akan menyerahkan SK DPP PPP untuk mengusung Cabup dan Cawabup Lobar 2018,a�? kata Ruslan.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”86″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Ruslan mengatakan, SK yang ditandatangani DPP PPP berisi persetujuan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati kepada H Fauzan Khalid dengan Hj Sumiatun. a�?Yang bertandatangan ini Ketua Umum DPP PPP HM Romahurmuziy dan sekretaris Jenderal H Arsul Sani,a�? ungkapnya.

a�?Ditetapkan di Jakarta tanggal 18 Agustus 2017,a�? paparnya.

Dengan diterimanya SK ini, tentu memberikan angin segar bagi Fauzan untuk terus maju mempertahankan kursi nomor satu di Gumi Patut Patuh Patju. Sebab, SK ini menunjukkan dari sekian bakal calon bupati yang akan bertarung, baru mantan KPU NTB ini saja sudah mendapat kepastian kendaraan yang akan dipakai kelak.

Meski demikian, empat kursi yang dimiliki Fauzan dari partai berlambang Kakbah tersebut belumlah cukup. Menurut persyaratan pengajuan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di Komisi Pemilihan Umum (KPU), pasangan calon baru bisa didaftarkan jika memperoleh dukungan sembilan kursi di Lobar. Artinya, Fauzan masih kurang lima kursi lagi.

a�?Perlu ditanyakan lagi kepada KPU apakah SK ini sudah bisa dipakai untuk mendaftar atau belum,a�? ungkap Fauzan.

Meski demikian, Fauzan mengapresiasi dan mengaku terkejut atas keluarnya SK DPP PPP. Menurutnya, hal itu menjadi langkah awal baginya untuk terus berjuang mencari dukungan partai politik lain. Agar syarat mendaftarkan pasangan calon di Pilbup Lobar 2018 terpenuhi.

Lantas sejauh mana dukungan parpol lain terhadapnya? Sekali lagi Fauzan tegaskan, ia tak ingin ke-pede-an mengklaim partai politik yang sudah mendukung. Menurutnya, itu melanggar etika. Sebab yang memilih pasangan calon adalah partai politik.

Berbeda dengan PPP, akibat adanya SK tersebut maka Fauzan memiliki hak untuk menyebut partai yang dinahkodai Hj Wartiah di NTB itu sebagai partai pengusungnya.

a�?Artinya sekarang tidak melanggar etika (menyebut PPP sebagai partai pengusung),a�? tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Lobar Hj Sumiatun yang turut hadir dalam penerimaan SK tersebut meyakini dukungan partai berlambang pohon beringin akan jatuh kepadanya. Dengan kata lain, dukungan Golkar akan berlabuh di tangan H Fauzan Khalid. a�?Saya ketua partai dan saya ketua DPRD Lobar,a�? katanya berapi-api. (ewi/r5)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Harga Kedelai dan Kacang Tanah Melonjak

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Tiga Desa dan Dua Sekolah Diaudit Khusus

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost