Lombok Post
Metropolis

Dua Jamaah Haji Kota Mataram Masuk Rumah Sakit

Sejumlah jemaah Haji melambaikan tangan kepada sanak keluarga saat pelepasan di pendopo Waikota Mataram, beberapa waktu lalu. IVAN/ LOMBOK POST

MATARAM-Dua jamaah haji asal Kota Mataram dikabarkan dalam keadaan sakit. Mereka ditempatkan di dua rumah sakit berbeda.

a�?Yang sakit adalah Hj Sri Quarti asal Pagutan, dan H Tasar asal Selagalas,a�? kata Kepala Kemenag Kota Mataram H Burhanul Islam ketika ditemui Lombok Post di kantornya, kemarin (15/9).

Burhanul mengatakan, kedua jamaah haji tersebut masih dalam penanganan dokter di Arab Saudi. Mereka dirawat di dua rumah sakit berbeda, Hj Sri Qurwati berada di Rumah Sakit King Abdul Ajis, sedangkan H Tasar berada di Rumah Sakit King Faisal.

Menurut informasi pembimbing kloter, kedua jamaah ini telah berada di rumah sakit selama tiga hari terakhir. Kondisi kesehatan keduanya menurun.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Namun hingga hari ini, kami belum bisa memastikan penyakit apa yang menyerang dua jamaah itu,a�? tuturnya.

Ia berharap, kedua jamaah tersebut dapat pulih sebelum kembali menuju Tanah Air. Dijadwalkan akan pemulangan kloter satu asal Mataram, pada 22 September mendatang.

Selain itu Burhanul menjelaskan, pemulangan empat kloter jamaah haji asal Mataram, akan dimulai pada 22 September. Selanjutnya kloter tujuh akan sampai di Lombok International Airport (LIA) pada 1 Oktober pukul 23.10 Wita. Kloter 10 akan sampai di LIA pada 6 Oktober pukul 15.25 Wita, sedangkan kloter 11 akan kembali menuju Lombok 5 Oktober mendatang, pada pukul 11.45 WITA.

a�?Untuk kloter 11, pemulangan akan menggunakan pesawat Garuda reguler dari Solo ke Jakarta, dan kemudian menuju Lombok. Sedangkan tiga kloter lainnya menggunakan pesawat Garuda Indonesia dari mulai Madinah menuju Lombok,a�? jelas Burhanul.

Ia menambahkan, saat ini jamaah haji asal Kota Mataram tengah berada di Madinah. Madinah saat ini sedang mengalami cuaca ekstrim, dengan suhu yang berubah-ubah. Para petugas menghimbau agar para jamaah asal Kota Mataram menyimpan sandal yang mereka gunakan.

a�?Yang ditakutkan, jika sandal dibiarkan di luar akan mengelupas. Hal itu dikarenakan suhu panas yang sangat ekstrim. Selain itu, tiap jamaah diwajibkan memakai masker dan semprotan air,a�? imbuhnya.

Sementara itu Burhanul mengatakan, teknis pemulangan 649 jamaah haji asal Kota Mataram akan dimulai dari proses pengumpulan paspor di LIA, untuk diberikan stempel. Kemudian akan dilakukan scaner pada seluruh jamaah, untuk mendeteksi kesehatan dari masing-masing jamaah saat sampai di bandara. Nantinya, akan disediakan satu hingga 10 bus untuk mengangkut 649 jamaah haji Kota Mataram menuju Asrama Haji di jalan lingkar selatan Kota Mataram.

a�?Nantinya di asrama haji, hanya ada satu kendaraan dan satu penjemput yang telah kami sediakan stiker. Stiker ini diambil oleh perwakilan keluarga jamaah mulai 18-20 September di Kemenag Kota Mataram,a�? tandasnya. (cr-tea/r3)

Berita Lainnya

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost

Ayo, Keruk Sungai Ancar!

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Harus Nabung Stok Sabar

Redaksi LombokPost

Pol PP Mengeluh Lagi

Redaksi LombokPost

Evi: Kasihan Pak Sudenom

Redaksi LombokPost

Yang Lolos TKD Jangan Senang Dulu!

Redaksi LombokPost

Sekolah Sesak, ABK Terdesak

Redaksi LombokPost

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost