Lombok Post
Headline Kriminal

Lima Warga Penatoa��i Bebas

JENGUK: Wakil Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin dan Ketua TP PKK Kota Bima Hj Yani Marlina HM Qurais saat menjenguk anggota kepolisian korban penembakan di RSUD Bima, kemarin. Niko/Radar Tambora

KOTA BIMA a�� Sempat diamankan beberapa hari terkait kasus dugaan penembakan anggota Polres Bima Kota, lima warga Kelurahan Penatoa��i akhirnya dilepas. Mereka adalah IF, II, WD, FR dan IZ.

Lurah Penatoa��i H Abdul Malik menjelaskan, lima warganya dipulangkan Juma��at dini hari (15/9) sekitar pukul 22.30 wita.Dia bersama anggota BhabinkamtibmasA� menuju Polres Bima Kota menjemput lima warganya itu.

a�?Saat itu lima warga kami jemput di Mapolres Bima Kota, kemudian dibawa ke Mako Brimob Den A Bima. Lalu mereka dibawa ke Polsek Rasanaa��e Timur untuk serah terima,a�? katanya, kemarin.

Diakui Malik, lima warganya dipulangkan dalam keadaan sehat dan sudah kembali ke rumah masing a�� masing. Sementara satu orang yakni PN, masih diamankan. PN masih dimintai keterangan lanjutan.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Menurut Malik, pemulangan lima warganya tersebut karena mereka tidak terbukti melakukan tindak kekerasan. Yakni penembakan terhadap dua anggota Polres Bima Kota.

Dia juga menyesalkan pernyataan Waka Polda NTB yang menyatakan bahwa Rahmad Hizbullah sebagai pelaku penembakan Bripka GF. Karena menurutnya, pria yang akrab disapa Billy itu tiba di Bima Selasa (12/9). Sementara kejadian tersebut, Senin (11/9).

Sementara terkait pemulangan warga Penatoa��i yang sempat diamankan itu, belum ada konfirmasi dari pihak kepolisian. Mereka lebih memilih tidak memberikan komentar.

Seperti diberitakan sebelumnya, Senin (11/9) lalu dua orang anggota Polisi Kota Bima, Bripka Jainal dan Bripka Gafur menjadi sasaran penembakan. Keduanya ditembak di dua tempat berbeda usai mengantar anak mereka sekolah, di Kelurahan Sadia dan Kelurahan Penatoi, Kota Bima.

Menurut keterangan polisi, Bripka Jainal menjadi korban pertama. Anggota Satsabhara Polres Kota Bima ini ditembak di depan SMK Kota Bima, sekitar pukul 07.00 Wita. Korban diduga sudah dibuntuti pelaku, sesaat setelah dia mengantar anaknya sekolah.

Berselang 15 menit, di lokasi yang lain, Bripka Gafur mendapat teror serupa. Anggota Polsek Langgudu ini ditempat dua orang terduga pelaku. Korban juga diduga telah dibuntuti pelaku ketika berada di Kelurahan Penatoi.

Akibat kejadian tersebut, Bripka Jainal menderita luka tembak di bahu bagian kanan. Sementara Bripka Gafur tertembak di bagian pinggang kanan. Hingga kemarin sore, korban masih menjalani perawatan di RS Kota Bima. (yet/dit/r4/r2)

 

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost