Lombok Post
Metropolis

Soal Parkir, Jangan Beretorika deh!

NAKAL: Seorang juru parkir mengarahkan sebuah mobil tanpa mengenakan rompi di Cakranegara, Kota Mataram. IVAN/LOMBOK POST

MATARAM-Permasalahan pelik para juru parkir (jukir) nakal yang tidak memberikan karcis, hingga kini masih menjadi sorotan. Termasuk oleh para anggota DPRD hingga sapol PP.

Sekertaris Komisi III DPRD Kota Mataram Ismul Hidayat mengatakan, hingga tahun ini, permasalahan jukir yang tidak memberikan karcis masih kerap dilaporkan masyarakat. Ia mengatakan beberapa kali juga melakukan raker dengan pihak Dishub Kota Mataram, namun hingga jelang akhir tahun ini, permasalahan ini belum mendapatkan titik terang.

a�?Kami hanya bisa menyampaikan Dishub jangan hanya beretorika,a�? kata Ismul pada Lombok Post beberapa hari lalu.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Sambungnya, program yang dimiliki oleh Dishub Kota Mataram awalnya memang telah jelas. Bahwa ada karcis dan juga juru pungut. Namun, Ismul mengungkapkan, jika memiliki komitmen, maka kondisi parkir di titik-titik Kota Mataram akan semakin tertata.

a�?Masak pemerintah kalah sama preman,a�? sindirnya.

Ismul mengatakan jika program Dishub Kota Mataram telah jelas, sebagai anggota legislatif tentunya ia mengamini program kerja tersebut. a�?Tapi kalau pemerintah tidak komitmen, hanya janji saja dan tidak ada action, buat apa didukung,a�? tandasnya.

Terpisah Kepala Bidang Tramtibum Satpol PP Kota Mataram Bayu Pancapati juga menyoroti permasalahan parkir tersebut. Dia mengakui, pihaknya telah melakukan sosialisasi terhadap para juru parkir di Kota Mataram. Misalkan di dua titik parkir di Cakranegara dan Ampenan. Namun para jukir ini hanya taat beberapa hari saja.

a�?Sebelumnya kami sudah pernah sosialisasi pada jukir-jukir, sekitar akhir tahun lalu, tapi sayangnya hal itu hanya bertahan selama satu minggu saja,a�? kata Bayu pada Lombok Post.

Bayu mengatakan, banyak hal yang dilanggar para jukir. Misalkan saja, banyak jukir, saat bekerja tidak menggunakan identitas dan rompi.

a�?Ya, selain itu banyak juga yang tidak membawa surat perintah parkir dari Dishub. Para jukir seperti terkesan hanya mengambil uang saja, terlepas dari apakah dia diberikan kewenangan oleh Dishub atau pun parkir liar,a�? tuturnya tegas.

Ia mengungkapkan, kebanyakan para jukir di beberapa titik hanya mengejar uang semata. Tanpa memperhatikan tugas mereka sebenarnya.

Untuk itu, sebelumnya Bayu melakukan rapat terpadu bersama beberapa pihak terkait, misalkan bersama dengan Polres, Satlantas, Polsek, untuk melakukan penindakan sesegera mungkin, terhadap para juru parkir liar.

a�?Jadwalnya nanti diatur oleh Dishub, dan kita akan turun bersama dalam waktu dekat ini. Bahkan bila perlu kami akan bekerja sama dengan TNI, guna mengantisipasi jika ada bekingan-bekingan,a�? ungkapnya tegas.

Juru parkir yang nantinya akan ditertibkan, ialah para jukir yang tidak ditunjuk langsung oleh Dishub Kota Mataram, alias jukir liar. Misalkan saja, pada beberapa lahan parkir yang dikuasai oleh beberapa kelompok masyarakat yang mengambil keuntungan dari parkir, tanpa memasukkannya ke kas daerah. Contohnya saja, lahan parkir di Pantai Ampenan, yang dikelola secara sendiri oleh masyarakat. (cr-tea/r3)

Berita Lainnya

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost

Ayo, Keruk Sungai Ancar!

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Harus Nabung Stok Sabar

Redaksi LombokPost

Pol PP Mengeluh Lagi

Redaksi LombokPost

Evi: Kasihan Pak Sudenom

Redaksi LombokPost

Yang Lolos TKD Jangan Senang Dulu!

Redaksi LombokPost

Sekolah Sesak, ABK Terdesak

Redaksi LombokPost