Lombok Post
Headline Kriminal

Lombok Post a�?Urun Rembuka�? Kekeringan

SUMBER AIR: Hijrar, salah seorang warga Desa Pandan Indah, Praya Barat Daya, Lombok Tengah, mengambil air dari sebuah sumur di desanya, kemarin (5/9). Desa ini menjadi salah satu daerah yang rutin berjumpa dengan kekeringan panjang. IVAN/ LOMBOK POST

MATARAM-Pagi ini, Harian Lombok Post menggelar diskusi terpumpun membedah kekeringan yang melanda NTB dari hulu hingga hilir. Diskusi terpumpun ini diharapkan memberi sumbangsih untuk solusi jangka pendek dan solusi permanen bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.

Pemimpin Redaksi Lombok Post Jony Marthadinata kemarin (18/9) mengatakan, diskusi terpumpun Harian Lombok Post ini adalah program baru koran kebanggaan masyarakat NTB ini. Untuk para pembaca, apa yang mengemuka dalam diskusi ini akan diberitakan dalam tulisan berseri.

a�?Ini sumbangsih nyata kami untuk pembangunan NTB tercinta,a�? ungkap Jony.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Ke depan kata dia, diskusi akan rutin digelar dengan menghadirkan para pemangku kepentingan utama. Temanya bisa beragam. Merujuk dinamika pembangunan Bumi Gora, dan terutama hal-hal yang menyangkut kepentingan publik secara langsung.

a�?Kami mengawali diskusi yang kami beri nama a�?Urun Rembuka�? ini dengan tema kekeringan,a�? tambah dia lagi.

Dalam tiga pekan terakhir, Harian Lombok Post memang telah memotret dari dekat dampak kekeringan yang melanda NTB. Ada keprihatinan yang mendalam, manakala menyaksikan warga di sejumlah tempat harus berjalan kaki berkilometer demi mendapat air untuk kebutuhan minum. Di beberapa kawasan, aktivitas mandi sekali sehari bahkan telah menjelma menjadi hal yang mewah. Bahkan ada yang sampai harus diminta menunda pernikahan, semata karena air yang tak ada.

Pekan lalu, di Istana Negara, Presiden Joko Widodo secara khusus mengundang Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi untuk membahas secara khusus dalam rapat kabinet terbatas persoalan kekeringan yang terjadi di NTB. Gubernur TGB yang kebetulan sedang berada di Korea Selatan tak bisa hadir di istana. Namun, dia mengutus Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin untuk hadir.

Dalam catatan Lombok Post, semenjak kekeringan acap menyapa NTB saban tahun, ini adalah kali pertama Kepala Negara secara khusus mengundang Gubernur NTB membahas kekeringan. Apa artinya? Mungkin skala kekeringan di NTB kini memang sudah kian mengkhawatirkan.

Jony mengungkapkan program a�?Urun Rembuka�? hari ini rencananya akan menghadirkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah NTB, Kepala Bappeda NTB, Kepala Dinas PU NTB, akademisi Unram, direktur PDAM seluruh Pulau Lombok, dan para kepala BPBD seluruh Pulau Lombok, selain juga jajaran redaksi Lombok Post.

a�?Tugas kami melacak berita, mencatat, dan menyebarluaskannya kepada masyarakat. Sekarang, untuk pembaca, kami memperkayanya dengan diskusi yang mendalam,a�? kata Jony. (kus/r8)

Berita Lainnya

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Jaksa Siap Eksekusi Baiq Nuril

Redaksi LombokPost

Dana BOS Dipakai Untuk Beli Motor

Redaksi LombokPost