Lombok Post
Selong

Ini Bupati Idaman Warga Selatan Lotim

BUTUH PEMIMPIN HEBAT: Salmuni, buruh tani asal Jerowaru saat memetik daun tembakau kemarin (19/9). TONI/LOMBOK POST

SELONG-Jelang Pilkada Lombok Timur (Lotim) 2018 mendatang, para bakal calon Bupati Lotim rajin turun menarik simpati masyarakat. Janji manis dan kampanye visi misi n menjadi modal untuk merayu masyarakat agar memberikan suaranya pada mereka.

“Kalau kami sebagai buruh tani ini yang penting bisa mendapat pekerjaan tiap hari. Soalnya kalau jadi buruh kayak gini kadang kerja kadang tidak,” tutur Salmuni, salah seorang buruh tani saat sedang memetik daun tembakau di salah satu lahan pertanian Jerowaru.

Diungkapkannya, menjadi buruh tani sangatlah sulit. Per hari, mereka hanya bisa mengantongi Rp 25 hingga Rp 50 ribu. Hanya saja, itu tidak tiap hari. Karena panen tembakau d kadang seminggu sekali. Sehingga, pada jeda hari lainnya, mereka pun kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”85″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

A�”Memang iya kami bisa bertahan hidup walaupun kondisinya seperti ini. Tapi sangat sulit dan kami melakukan berbagai cara. Ndeq te wah mauq molah,”A� ungkapnya.

Berbagai cara dilakukan warga untuk bertahan hidup memenuhi kebutuhannya. Mulai dari berhutang, menjual perabotan hingga bekerja serabutan. Sehingga, mereka berharap kehadiran pemimpin baru bisa mengubah nasib mereka.

Jika Salmuni meminta lapangan pekerjaan, lain lagi dengan Ahmad. Nelayan asalA� Keruak ini mengaku mengidamkan pemimpin yang adil. ia merasa sangat kecewa dengan pemimpin yang tidak berlaku adil. Khususnya bagi para nelayan. “Beberapa waktu lalu ada bantuan bibit ikan bawal bintang, tapi yang dikasih itu justru para guru. Kita yang sebagai nelayan malah nggak dapat,” sesalnya.

Belum lagi, di tahun-tahun sebelumnya, bantuan untuk nelayan justru tak tepat sasaran.

“Dan orangnya itu-itu saja,” cetusnya.

Sehingga ia pun berharap ke depan orang yang memimpin Lotim adalah mereka yang bisa adil.

“Adil, bisa mengontrol bawahannya juga untuk berlaku adil. Hanya itu yang saya harapkan,” ujarnya.

Sementara Inaq Haerani, warga Desa Pare Mas punya bupati idaman yang bisa mendatangkan air bersih setiap hari ke wilayah selatan. Mengingat, air bersih selama ini menjadi persoalan yang paling krusial membelit warga selatan.

“Kalau kami sederhana, siapa yang bisa mengalirkan air bersih ke Desa kami itu yang kami pilih. Soalnya kami sudah terlalu lama harus mengalami kekeringan sepanjang tahun seperti ini. Kami berharap ada perubahan,” pungkasnya. (ton/r2)

 

Berita Lainnya

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost

SKD Selesai, Banyak Formasi CPNS Lowong

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost