Lombok Post
Headline Metropolis

Rapat Asyik di Tempat a�?Berisika�?

ASYIKNYA RAPAT DILUAR: Beberapa pekerja terlihat asyik rapat di salah satu cafe di pusat perbelanjaan Kota Mataram beberapa waktu lalu. IVAN/LOMBOK POST

Kebiasaan rapat di dalam kantor mulai usang. Sudah tak zaman. Karena di era kekinian, orang-orang kantoran sekarang lebih banyak rapat di luar. Mulai dari rapat di mal, hotel, hingga lesehan. Berisik tak jadi soal. Yang penting suasananya asyik dan nyaman. Berikut laporannya.

***

Lima orang berjalan sedikit tergesa-gesa. Mereka turun dari dua mobil buatan Jepang. Sangat kinclong. Satu berwarna hitam metalik, satu mobil lagi warnanya silver. Platnya pun minimalis. Hanya satu angka.

Lima orang itu kemudian berjalan dari tempat parkir. Masuk ke salah satu pusat perbelanjaan terbesar di NTB, Lombok Epicentrum Mall (LEM). Pakaiannya sangat rapi. Ada yang pakai jas, sebagianA� blazer, dan satunya lagi pakai kemeja.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Di tangannya ada map dan handphone yang cukup branded. Dari tampilan itu, mereka jelas bukan orang biasa.

Setelah sampai di dalam LEM, mereka tak mencari dimana tempat penjualan pakaian. Mereka juga tak masuk di counter penjulan alat rumah tangga. Tapi, langkahnya mengarah ke salah satu cafe.

Sejurus kemudian, salah satu dari orang itu memanggil pelayan cafe. Terlihat mereka hanya memesanA� kopi, jus, dan kentang goreng.

Setelah pelayan pergi, map pun dibuka. Pertanda rapat akan segera dimulai. Mereka seperti tak menghiraukan pengunjung lain di tempat itu. Meski suasananya berisik, namun lima orang ini terlihat fokus.

Hal seperti yang dilakukan lima orang ini ternyata mulai trend di Kota Mataram. Kini, rapat tak lagi harus di kantor. Tak juga mesti di ruangan sunyi. Namun, rapat di tempat-tempat yang lebih terbuka, seperti kafe, mal, atau lesehan juga dianggap lebih efektif.

Tujuan rapat bisa lebih cepat didapat. Ide-ide baru juga lebih banyak muncul dari peserta rapat. Dan yang paling penting, masalah juga terselesaikan.

Sebab, rapat di tempat-tempat santai ternyata membuat kadar ketegangan menurun. Peserta rapat menjadi lebih nyaman dan tentunya lebih betah. Sehingga, rapat berjam-jam pun menjadi tak terasa.

Terkait hal itu, Dokter Spesialis AhliA� Jiwa dan Adiksi Rumah Sakit Kota Mataram dr IG A Diah Kumara Dewi M Biomed SpKJ mengatakan, rapat di luar kantor memang bisa menyegarkan pikiran. Selain itu, banyak sisi positif lainnya.

a�?Kalau rapat di jam kerja ya memang seharusnya di kantor. Tapi rutinitas itu biasanya membosankan, sesekali perlu refreshing mencari suasana baru. Dan itu tidak masalah kok,A� kata Dokter Diah.

Menurutnya , rapat di luar memberiakan suasana lebih santai bagi para karyawan. a�?Kalau di luar kan tidak dikejar-kejar waktu. Karena memang image kantor sebagian besar adalah rutinitas dan terbatas waktu,A� jelasnya.

Bahkan, jika melakukan rapat di luar kantor mampu memunculkan ide-ide brilian pada masing-masing orang yang berbeda, ini akan semakin baik. a�?tapi semua tergantung masalah yang mau dirapatkan. Karena ada yang memang harus dalam situasi formal muncul ide, ada juga yang harus dalam situasi santai,A� tuturnya.

Terpisah Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana juga menanggapi fenomena ini. Menurutnya itu boleh-boleh saja. Bahkan, menjadi bagian dari perkembangan zaman. a�?Bisa jadi ruangan di kantor mereka terbatas. Jadi tidak ada salahnya mengadakan rapat di luar kantor,A� jelasnya.

Bagi Mohan, yang paling penting itu bukan tempatnya. Tapi apa yang dihasilkan dalam rapat itu. a�?Yang penting rapat itu harus terarah, produktif, dan menghasilkan solusi dari persoalan,A� tutupnya.

Sementara Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram Fuad Sofian Bamasaq memiliki pendapat berbeda. Baginya, rapat di kantor tidak ada duanya. Karena pikiran peserta rapat sudah pasti lebih fokus.

a�?Kalau punya ruangan rapat sendiri di kantor, ya setidaknya rapat itu harus di dalam kantor lah,A� kata Fuad.

Tapi kalau rapat sambil merayakan ulang tahun, baginya tak masalah. a�?Ya tidak apa-apa, Itu sah-sah saja yang penting dia tidak pakai anggaran milik pemerintah atau anggaran rakyat untuk difoya-foya. Itu baru yang tidak benar,A� ungkapnya.

Namun, Fuad tetap tidak setuju jika rapat di luar kantor dikatakan dapat memberikan ide-ide brilliant dan menyegarkan pikiran. Karena secara pribadi, ia mengaku lebih nikmat ketika melakukan rapat di dalam kantor ataupun rumah. A�Teman-teman saya kan banyak, nanti kalau saya rapat di luar kantor, takutnya memori rapatnya hilang,A� tandasnya. (cr-tea/r5)

Berita Lainnya

Taksi Online Jangan Parkir Sembarangan!

Redaksi LombokPost

Bantuan Jadup Urung Disalurkan

Redaksi LombokPost

Pajak Panelnya Dihapus Dong!

Redaksi LombokPost

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost

Polda NTB Berikan Data Penyidikan ke Bareskrim

Redaksi LombokPost

Waspada Banjir Kiriman!

Redaksi LombokPost

Dinas Pendidikan Loteng Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost

Sosialisasikan Migrasi Aman Dengan Drama Rudat

Redaksi LombokPost