Lombok Post
Kriminal

Empat Pelajar Terlibat Curanmor

DIPERIKSA: Penyidik Reskim Polsek Senggigi memeriksa terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor di Polsek Senggigi, kemarin (4/10). DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM-Dua pelajar dengan inisial LAS, 17 tahun dan FA, 17 tahun ditangkap Tim Opsnal Polsek Senggigi. Mereka diduga telah mencuri motor Suzuki Satria FU di SMKN 1 Batulayar, Dusun Montong, Desa Meninting, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat (Lobar) Rabu (27/9) lalu.

Menurut polisi mereka membawa kabur motor milik teman sendiri yang diparkir di halaman SMKN 1. Aksi tersebut dilanjutkan dengan membawa motor curian ke empat pelaku lainnya, yakni dengan inisial AH, 17 tahun; MA, 26 tahun; ZF, 22 tahun; dan RA, 15 tahun. Keempat pelaku yang diduga berperan sebagai penadah itu, ikut diamankan polisi.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Kanit Reskrim Polsek Senggigi Iptu I Made Dimas mengatakan, timnya pertama kali mengamankan LAS. Yang bersangkutan dijemput di sekolahnya, di SMKN 1 Batulayar, sekitar pukul 13.00 Wita, Selasa (3/10).

Penangkapan terhadap LAS, kata Dimas, berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan olah TKP dalam penyelidikan. Dari sana terdapat bukti-bukti yang mengarahkan perbuatan curanmor dilakukan LAS.

a�?Kita amankan di sekolahnya,a�? kata Dimas, kemarin (4/10).

Setelah tertangkap, LAS buka mulut. Kepada petugas, dia mengatakan jika pencurian motor dilakukan bersama rekannya dengan inisial FA. Pelaku juga mengaku bahwa motor yang mereka curi telah diserahkan kpada AH dan MA, di Kecamatan Gunungsari, Lobar.

Pengakuan LAS ditindaklanjuti dengan penangkapan terhadap FA, AH, dan MA. Mereka ditangkap di masing-masing kediamannya, di wilayah Gunungsari, Batulayar, dan Kekalik, Kota Mataram.

Dari hasil keterangan pelaku penadah yang telah tertangkap, yakni MA, motor Satria FU ternyata sudah dibongkar. Dia melakukan perbuatan itu bersama dengan rekannya berinisial, ZF. Keduanya membongkar rangka dan boks motor kemudian menjualnya kepada RAM.

a�?RA ini yang membeli, dia asal Kecamatan Janapria, Lombok Tengah,a�? jelas dia.

Ditambahkannya, kedua pelaku utama, yakni LAS dan FA sudah berniat untuk mengambil motor dan kemudian mempretelinya. Karena itu, keduanya melibatkan tiga orang lainnya dalam aksi tindak pidana ini, yakni AH, MA, dan ZF.

a�?Barang bukti motor dipreteli dan dijual. Itu permintaan dari pelaku pemetiknya,a�? kata Dimas.(dit/r2)

 

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost