Lombok Post
Metropolis

Ah, Dishub Banyak Alasan! Masalah Parkir Tak Kunjung Beres

KARCIS MASIH TAK NAMPAK: Seorang tukang parkir menerima ongkos usai memarkir kendaraan di jalan Panca Usaha, Cilinaya, Mataram beberapa waktu lalu. IVAN/LOMBOK POST

MATARAM-Kredibilitas Dinas Perhubungan Kota Mataram kembali dipertanyakan. Masalah karcis kembali mencuat. Masyarakat pun kembali dibuat kesal oleh ulah juru parkir (jukir) nakal.

Apakah kredibilitas Dishub sedang kendor? Dishub langsung menyangkalnya.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Keselamatan dan Pengendalian Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Mataram Mahfuddin Noor, pihaknya saat ini sedang merevisi tugas dan fungsi tim penanganan pengamanan pengaturan lalu lintas dan perparkiran (Pamturlalinkir). a�?Setelah revisi dari tim tuntas, anggota akan langsung turun melakukan penertiban,a�? kata Fudin.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Ia menuturkan, untuk sekarang tim Pamturlalinkir belum bisa turun mengamankan puluhan titik parkir liar dan jukir yang malas memberikan karcis.

“Ya, kita soroti lalu lintas, parkir, dan masalah karcis,a�? jelasnya.

Peraturan penggunaan karcis parkir tertera Perda Nomor 7 Tahun 2015. Beradasarkan aturan ini, jukir yang melanggar diberikan sanksi teguran lisan, tulisan, dan pembekuan.

Terpisah Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kota Mataram Bayu Pancapati juga turut mengomentari permasalahan karcis parkir. Seperti saat dirinya ke jalan Panca Usaha beberapa waktu lalu. Bayu menemukan beberapa jukir nakal yang tidak mengenakan atribut.

a�?Yang saya temukan, ada jukir yang menutup sebagian wajahnya dengan baju. Apa itu jukir yang benar,a�? kritiknya pada Lombok Post.

Bayu mengaku, hingga kini ia belum menemukan satu pun jukir yang menaati kewajibannya untuk memberi karcis. “Memang bayak sekali laporan yang ditunjukkan pada kami (Satpol PP), tapi leading sector ini kan pada Dishub,a�? ungkapnya.

Ia berharap Dishub tidak menunggu komando dari atasan. Apalagi menunggu ada anggaran dulu baru bergerak. a�?Saya ini sudah gregetan,a�? jelasnya.

a�?Kalau katanya Pak Harto (Presiden Kedua RI), mengetuk. Saya ingin mengetuk hati teman-teman di Dishub. Ayo, mari kita turun,a�? tegasnya.

Selain dari Bayu, pihak Polsek Cakranegara pun kerap menanyakan jadwal turunnya tim Dishub. Hal itu dilandasi banyak lahan parkir liar yang mulai bermunculan di Cakranegara. Sehingga harus cepat ditangani.

Bayu mengaku pernah mengajak pihak Dishub untuk turun. Tapi saat itu Dishub beralasan menunggu SK. a�?Saat saya kontak teman di Dishub, alasannya karena menunggu SK. Kalau saling tunggu gini, jukir di sana akan merasa mereka ada legalitas,a�? ujarnya.

Sebagai pihak yang sering mendapatkan aduan masyarakat, Bayu berharap agar Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram mulai action. a�?Jangan tunda-tunda dengan alasan teknis. Ini sudah waktunya. Bahkan sudah terlambat. Ayo turun,a�? pungkasnya. (cr-tea/r5)

 

Berita Lainnya

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost

BPBD Tunggu Perintah Perkim

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Sudah Lama Ambles, tapi Dicuekin!

Redaksi LombokPost

Anak Muda sampai Pengusaha Berebut Buat Karikatur

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

169 Formasi Gagal Terisi

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost