Lombok Post
Headline Kriminal

Berkas Penyadap ATM Dilimpahkan

INI PELAKUNYA: Warga Negara Bulgaria yang berhasil ditangkap polisi karena diduga melakukan perekaman data nasabah melalui modus skimming ATM. DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM-Tim cyber crime Polda NTB menyelesaikan ekstraksi data pada perangkat elektronik tiga tersangka pencurian data nasabah BRI asal Bulgaria. Hasil ekstrak tersebut akan menjadi bukti tambahan dalam berkas penyidikan milik para tersangka yang masing-masing berinisial VHV, SM, dan MVB.

Kabidhumas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti mengatakan, ekstraksi perangkat elektronik memang sudah rampung. Namun, hasilnya tidak bisa dibeberkan karena masuk dalam materi penyidikan. Karena itu, saat disinggung apakah hasil ekstrak terdapat data-data nasabah BRI yang telah direkam, Tri Budi enggan menjelaskannya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Sudah selesai. Ada datanya atau tidak, itu masuk dalam materi penyidikan,a�? kata Tri Budi, kemarin (6/10).

Perkara ini, kata Tri Budi, masih ditangani Satreskrim Polres Lombok Utara (Lotara). Dari laporan yang ia terima, tidak ada kendala yang dialami polres dalam melakukan penyidikan, terhadap dugaan tindak pidana dari ketiga bule asal Bulgaria.

Tri Budi mengatakan, Satreskrim Polres Lombok Utara telah melakukan pelimpahan berkas tahap pertama kepada jaksa peneliti.

a�?Sudah dilimpahkan Kamis kemarin, ke Kejaksaan Negeri Mataram,a�? jelas dia.

Selama menunggu hasil dari kejaksaan, penyidik juga berkoordinasi dengan Mabes Polri. Ini terkait pendampingan untuk penanganan perkara yang melibatkan Warga Negara Asing (WNA).

Tri Budi mengatakan, dalam koordinasi tersebut, penyidik bersurat ke Divisi Hubungan Internasional Polri terkait tiga WNA yang terlibat kasus di NTB. Nantinya, Mabes akan melaporkan ke Kedubes Bulgaria.

a�?Biasanya setiap WNA akan tetap dimonitor sama Kedubesnya. Jadi koordinasi dengan Mabes untuk memberikan perlindungan hukum atau paling tidak informasi kepada kedutaan,a�? jelas dia.

Sebelumnya, aksi ketiga pelaku terbongkar berkat tim patroli pengecekan ATM dari BRI. Sedikitnya para pelaku disebut memasang alat perekam data nasabah di 10 ATM berbeda, meliputi wilayah Batulayar, Senggigi, dan Tiga Gili di Lombok Utara.

Setelah melakukan koordinasi dengan Polres Lotara, mereka berhasil menangkap ketiga pelaku. Dua orang di antaranya ditangkap di depan ATM BRI Hotel Villa Ombak, Gili Trawangan. Sementara dari kamar hotel pelaku polisi menyita barang bukti dua unit alat skimmer ATM, uang tunai Rp 46.899.000 dan satu alat pencongkel yang terbuat dari besi, tiga unit telepon genggam, dua dompet, tiga unit tang, satu set kunci elektronik, satu unit laptop, dan 19 ATM duplikat berwarna merah.

Ketiga pelaku ini, diduga merupakan sindikat yang beraksi membobol mesin ATM di Bali dan Lombok. Hingga kini polisi juga masih mencari keterkaitan ketiganya dengan Yulee Stevanov. Nama terakhir juga berasal dari Bulgaria dan tersangkut kasus skimming mesin ATM.

Yulee telah divonis selama 1 tahun 4 bulan saat persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Mataram, Februari lalu. Kini yang bersangkutan tengah menjalani hukuman di Lapas Mataram.(dit/r2)

 

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost