Lombok Post
Headline Politika

Mendadak Lemas dan Pusing, Fauzan Tak Datang

PRESENTASI: L Ahmad Yani, salah satu bakal calon Bupati Lobar yang mendaftar melalui Demokrat saat menyampaikan visi dan misi, kemarin. Wahyu/Lombok Post

MATARAM– Fauzan Khalid mendadak lemas dan pusing sesaat sebelum acara penyampaian visi dan misi calon kepala daerah Demokrat. Karena itu, ia tak jadi datang dan memilih absen.

“Ada timnya yang memberi tahu via WA,” kata Wakil Ketua Penjaringan Calon Kepala Daerah Demokrat Andi Mardan, kemarin.

Dari WA yang dibacakan tersebut, Fauzan sebenarnya sudah bersiap hadir. Namun Fauzan baru kembali dari sebuah acara di Sekotong mendadak lemas dan pusing.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

“Salam Kak Ojan,” bunyi salah satu kalimat WA yang dikirimkan Mustarudin, salah seorang timnya.

Ketidakhadiran Fauzan tak mengganggu acara Demokrat. Empat kandidat Lombok Barat (Lobar) yang lain tetap tampil sesuai jadwal. Mereka adalah HL Sajim Sastrawan, TGH Hasanain Juaini, H Sulhan Muchlis Ibrahim, dan L Ahmad Yani. Kendati memiliki visi dan misinya masing-masing, ada satu kesamaan dari empat kandidat tersebut. A�Kesemuanya sama-sama tak puas dengan kondisi Lobar saat ini. Jika terpilih, masing-masing mereka menjanjikan perubahan ke arah yang lebih baik.

“Lobar perlu 1.000 perubahan,” kata L Ahmad Yani.

Dia mengatakan Lobar membutuhkan banyak perubahan. Untuk menciptakan hal tersebut, diperlukan pemimpin yang mau melayani.

“Kita perlu keterbukaan informasi, kalau ada penyimpangan tegur,” katanya.

HL Sajim Sastrawan mengatakan Lobar saat ini tengah dalam kondisi carut marut. Dengan APBD yang mencapai Rp 1,7 triliun, tak banyak yang bisa dilakukan pemerintahan saat ini.

A�”Saya akan berikan camat keleluasaan ruang bergerak,” ujarnya.

Menambah alokasi anggaran untuk para camat dirasa penting. Dengan demikian, banyak hal yang bisa dilakukan.

“Tata ruang Lobar sekarang hancur lebur,” sindirnya.

Namun tak banyak yang dilakukan bupati untuk memperbaiki itu. Diamnya bupati bisa dianggap pelanggaran, dan gubernur bisa saja mengambil tindakan.

“Sekolahkan bupatinya itu ke Kemendagri tiga bulan,” katanya menyebut salah satu opsi yang dimungkinkan.

Dalam acara yang sempat berpindah tempat karena guyuran hujan tersebut, Sulhan tak mau ketinggalan memojokkan Fauzan. Salah satunya terkait angka rata-rata sekolah di Lobar yang masih setara SD, bahkan lebih rendah dari rata-rata provinsi. Ekonomi Lobar juga tidaklah baik. Lebih dari setengah APBD habis untuk belanja pegawai.

A�”Masalahnya lagi, pegawai-pegawai ini banyak orang luar Lobar, sehingga uangnya tidak berputar,” kritiknya.

“Kita perlu bangkitkan ekonomi baru,” katanya seraya membuka data terkait daerah itu-itu saja yang kecipratan uang pembangunan.

Konsistensi pemerintah terhadap tata ruang juga dipertanyakan. Saat ini Lobar kekurangan hingga 2.000 hektare lahan pertanian dari target yang ditetapkan provinsi.

“Narmada yang daerah air, pertanian justru bangun mall,” sindirnya.

Bupati juga disebutnya lari dari kenyataan. Angka kemiskinan di daerah Patut, Patuh, Patju masih dikisaran 16,3 persen. Padahal target sebelumnya 13 persen.

“Ini diakali dengan merubah RPJMD yang sebelumnya sudah dibuat,”tegasnya.

TGH Hasanain menjanjikan membuat tiga sentra ekonomi baru. Di utara dia hendak membuat Taman Sesaot, di tengah, bagian Kuripan akan dibuat kebun binatang, dan di Sekotong daerah selatan Lobar ia hendak menjadikannya sentra wisata halal.

A�”Kita perlu berubah dengan banyak terobosan,” katanya.

Dia juga menegaskan sangat yakin akan peluangnya. Salah satu pemetaan survei yang dilakukan menunjukkan Lobar menginginkan pimpinan yang seorang tuan guru.

A�”56 persen maunya tuan guru,” katanya membuka data yang membuatnya optimis. (yuk/r4)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost