Lombok Post
Selong

Ali-Haerul Dinilai Tak Fokus

KOMPAK: Bupati Lotim Ali BD dan Wakil Bupati H Haerul Warisin saat menghadiri acara Festival Alunan Budaya Pringgasela belum lama ini. IVAN/LOMBOK POST

SELONGa�� Ketua Komisi IV DPRD Lotim Lalu Hasan Rahman mengkritisi kinerja bupati dan wakilnya. Menurut Hasan bukannya fokus mengatasi persoalanA� yang dihadapi warganya Bupati Lotim Ali BD dan Wakilnya H Haerul Warisin dinilai justru sibuk mengurus persoalan lain.

“Kami melihat respon pemerintah daerah (Bupati dan Wakil Bupati, Red) terhadap sejumlah persoalan masyarakat kurang cepat dan tanggap. Mereka kurang turun ke lapangan,” kataA� Lalu Hasan Rahman kepada wartawan usai menijau kondisi jalan yang ditanami pisang oleh warga Desa Pringga Jurang Utara kemarin (12/10).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”85″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Ia merasa tidak masalah kalau nantinya kritikannya terhadap bupati maupun wakil bupati dianggap sebagain orang mempolitisir kondisi yang ada. Faktanya, beberapa hari warga memblokir jalan dengan menanam pisang di tengah jalan, dua figur kepala daerah tersebutA� terkesan cuek. Mereka dianggap tak mau menyapa warga sekadar menanyakan pokok persoalannya.

“Ya kami hanya berharap mereka turun ke lapangan sehingga tahu kondisi masyarakat seperti apa,” pinta Hasan.

A�”Misalnya saja kalau pak bupati turun bersama Kepala Dinas PU kan persoalan ini bisa diselesaikan dengan maksimal dan cepat,” tambahnya.

Sayangnya baik bupati dan wabup menurutnya kini hanya berkomitmen sebatas kalimat saja. Padahal keduanya tahun 2018 mendatang sudah tidak menjabat lagi. Sehingga beban persoalan yang ada dinilai akan menjadi beban bagi dewan jika tidak diselesaikan bersama.

“Silahkan mereka (bupati dan wabup, Red) melangkah ke depan tapi tolonglah lihat juga seperti apa daerahnya. Jangan dewan ini menjadi tumbal atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” sesalnya.

Karena butuh komitmen antara kepala daerah dan dewan bersama-sama menghadapi persoalan yang ada saat ini. Tidak hanya pada persoalan infrastruktur, melainkan juga persoalan ekonomi, pendidikan, kesehatan dan persoalan lainnya.

“Saya melihat baik bupati maupun wakil bupati kurang fokus bekerja saat ini menyelesaikan persoalan daerah dan masalah yang dihadapi masyarakat,” sindirnya.

Padahal, menurutnya setiap kali melangkah harus kita lihat dulu kondisi internal rumah tangga sendiri. “Misalnya kalau mau melangkah jadi kadus, kita lihat dulu rumah tangga kita seperti apa. Kita melangkah jadi kades, lihat dulu dusun kita, apakah bagus atau tidak baru kita melangkah berikutnya,” ucapnya mengingatkan.

Jika kondisi daerah dan internal tanggung jawab bupati sudah baik, maka itu bisa menimbulkan citra bagus bagi bupati dan wakil bupati di tempat lain. “Kalaupun memang mau mencalonkan diri menjadi gubernur atau bupati. Harus dibenahi dulu baru melangkah. Kalau kemudian persoalan yang ada diabaikan, itu keliru,” tegas politis Golkar tersebut.

Senada dengan itu, Kepala Desa Pringga Jurang Utara Abdul Halim juga mengungkapkan demikian. Beberapa hari melaksanakan protes kepada pemerintah dengan memblokir jalan, ia dan warganya berharap bupati ataupun wakilnya mau turun mendengarkan mereka. Sayang, justru pemerintah dikatakan terkesan mengabaikan.

“Sebenarnya mereka tidak perlu sibuk-sibuk kampanye ke sana kemari. Datang saja kepada warga dan dengarkan masalah mereka kemudian temukan solusinya, maka warga akan dengan sendirinya menaruh simpatinya,” ungkapnya.

“Tidak perlu tebar janji ke sana kemari kampanye sana-sini. Warga itu hanya butuh pemimpin yang tulus mau menyelesaikan masalah dan persoalan yang kami hadapi,” pungkasnya. (ton/r2)

 

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost